• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

KKN Undip Di Desa Yamansari Ajari Pembuatan Sushi Nusantara Bagi Ibu-Ibu PKK

13 August
17:48 2019
2 Votes (5)

KBRN,Slawi: Sushi merupakan salah satu makanan khas Jepang yang menjadi makanan favorit di Indonesia. Di negara lain, sushi berkembang secara unik salah satunya di Indonesia khususnya di Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal. 

Sushi ini dikembangkan dengan menyesuaikan cita rasa lokal dan dinamakan Sushi Nusantara. Inovasi ini diperkenalkan oleh Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro karena hidangan ini digemari oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa. 

Selain itu, Sushi Nusantara dapat dijadikan peluang usaha bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Yamansari maupun di seluruh Nusantara. 

Sushi biasanya terbuat dari nasi yang berisi ikan laut, daging dan sayur yang memiliki rasa masam dan tekstur yang lembut karena diberi campuran cuka, garam, gula dan dibalut oleh nori. 

Berbeda dengan Sushi Nusantara yang berasal dari potensi Desa Yamansari yaitu beras lokal dengan kualitas unggul, telur dari peternakan ayam kampung dan ikan dari budidaya perikanan. 

Selain menggunakan potensi yang ada di Desa Yamansari inovasi Sushi Nusantara ini juga menggunakan sambal khas tradisional Indonesia yaitu berupa sambal matah dan sambal terasi. 

Hal ini, dapat membuat lidah penggemar Sushi bergoyang. Sushi Nusantara ini bisa dijadikan terobosan terbaru bagi mereka yang tidak menyukai cita rasa Sushi khas Jepang.

Pembuatan Sushi Nusantara ini tidak membutuhkan modal yang besar. Selain itu, bahan yang digunakan mudah diperoleh dan pembuat sushi tidak perlu memiliki keahlian khusus. 

Hidangan Sushi Nusantara dibuat secara sederhana dengan cara menggabungkan nasi yang telah dimasak dengan santan lalu dicampur dengan ikan kembung/pindang yang sudah dihaluskan beserta sambal matah/terasi di dalamnya kemudian dibungkus dengan telur dadar ayam kampung. 

Produk ini dapat ditambah dengan garnish berupa tomat dan selada untuk menarik perhatian penggemar Sushi. Selain itu, Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro juga membuat inovasi kemasan untuk menarik para konsumen.
Kegiatan ini didemokan kepada Ibu-Ibu PKK Desa Yamansari pada Selasa, 6 Agustus 2019. 

Saat pelaksanaan kegiatan, Ibu-Ibu sangat antusias karena melihat peluang usaha yang cukup besar dari inovasi ini. “Dengan harga jual Rp. 10.000,00 bisa menghasilkan 6 pcs Sushi Nusantara dengan keuntungan Rp. 3.500,00” tutur Niya, mahasiswa KKN. 

Selain itu, dengan modal yang terjangkau Sushi Nusantara tidak perlu menggunakan bahan pengawet. Sushi Nusantara ini memiliki zat gizi yang tinggi berupa karbohidrat, protein, lemak serta vitamin. 

“Dari segi kesehatan Sushi Nusantara ini terbuat dari ikan yang bermanfaat untuk dapat menurunkan kadar kolesterol darah, menurunkan kadar trigliserit darah, menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan aktivitas sel kanker, mengandung omega 3 dan omega 6 yang dapat meningkatkan kecerdasan anak serta meningkatkan kekebalan sistem pertahanan tubuh” tutur Suci, mahasiswa KKN. 

Sushi Nusantara ini merupakan inovasi makanan sehat dan memiliki nilai gizi yang tinggi sehingga menu ini dapat dijadikan bekal anak sekolah. 

Menurut Almas mahasiswa KKN mengatakan “dari kegiatan ini Ibu-Ibu PKK juga diajarkan bagaimana cara memulai suatu strategi bisnis seperti manajemen pemasaran dengan diperkenalkan metode e-business berupa penggunaan jejaring sosial, instagram dan facebook yang tidak asing bagi Ibu-Ibu PKK Desa Yamansari”. 

“Sangat menarik Sushi Nusantara ini, baru pertama kali saya merasakan cita rasa yang enak dari biasanya. Saya juga tertarik untuk membuat usaha karena modal yang sangat kecil dan hasil menguntungkan serta bisa saya buatkan untuk bekal anak sekolah” tutur Ibu Jumaroh, ketua RW 07, kepada RRI Selasa  (13/8/2019).

Dengan adanya inovasi Sushi Nusantara diharapkan Ibu-Ibu PKK Desa Yamansari dapat melihat peluang usaha untuk dikembangkan. Selain itu, anak-anak memiliki bekal yang bergizi.(AR )

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00