• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

Mulai 22 Juli 2019, Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sementara

19 July
16:12 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banyumas : Perhutani Banyumas Timur mulai tanggal 22 Juli 2019, akan melakukan penutupan jalur pendakian Gunung Slamet. Wakil Administratur Perum Perhutani KPH Banyumas Timur Rahmat  Wijaya mengatakan penutupan jalur pendakian Gunung Slamet melalui Bambang Purbalingga, guna menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan. 

Karena beberapa kali disaat musim kemarau, di wilayah lereng Gunung Slamet terjadi kebakaran hutan. Diduga kebakaran hutan ini, juga dipicu dari aktivitas pendakian. 

Rahmat di Purwokerto Jumat (19/7/2019) menerangkan selain itu, tujuan dari penutupan jalur pendakian, guna melakukan pembersihan sampah- sampah plastik, yang berserakan di sekitar jalur pendakian. 

Termasuk juga untuk melakukan perbaikan vegetasi di sepanjang jalur pendakian hingga kepuncak Gunung Slamet. Sebab adanya ribuan orang yang melakukan pendakian menyebabkan, sejumlah tananaman maupun rumput menjadi rusak. Penutupan jalur pendakian, juga dugunakan untuk memasang rambu- rambu jalur pendakian. 

“ Intinya penutupan itu, untuk membersihkan sampah- sampah, sekaligus memberikan ruang tumbuh bagi tanaman di jalur pendakian. Termasuk juga mengantisipasi adanya kebakaran hutan,”kata Rahmat Wijaya.

Perhutani Banyumas Timur belum menentukan kapan waktu pembukaan jalur pendakian Gunung Slamet.  Jalur pendakian yang berada di Desa Kutabawa Kecamatan Karengreja Kabupaten Purbalingga, sejak pertengahan tahun 2019, dialihkan pengelolaannya dari Pemerintah Purbalingga ke Perhutani Banyumas Timur. (RA).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00