• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PURBALINGGA

Pemkab Purbalingga Fasilitasi Bus dan Akomodasi Pemberangkatan Calhaj

18 July
12:44 2019
1 Votes (4)

KBRN, Purbalingga: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga memfasilitasi biaya bus dan akomodasi untuk keberangkatan jamaah Calon Haji (Calhaj) untuk para jamaah Calhaj Kabupaten Purbalingga menuju asrama Haji Donohudan Solo.

Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga R. Imam Wahyudi saat memberikan laporan penyelenggaraan Haji Kabupaten Purbalingga pada acara pelepasan para jamaah Calhaj Kabupaten Purbalingga, Kamis (18/7/2019) di Pendapa Dipokusumo Purbalingga.

Imam mengatakan, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) menggratiskan biaya pemberangkatan yaitu pemberangkatan menggunakan Bus menuju asrama Haji. Menurutnya, program tersebut merupakan kebijakan Bupati yang memudahkan para jamaah Calhaj dan tentu saja berbeda dengan kebijakan yang ada di Kabupaten lain.

“Kalau di Kabupaten lain itu biaya tersebut masih harus bayar dan ibu Bupati juga memfasilitasi identitas berupa jaket bagi para jamaah Calhaj Purbalingga itu juga Cuma-Cuma dari ibu Bupati,” kata Imam.

Hal tersebut diamini oleh Tiwi yang dalam sambutannya menyampaikan fasilitas tersebut merupakan wujud kepedulian Pemkab Purbalingga terhadap jamaah Calhaj asal Kabupaten Purbalingga.

Tak hanya berupa pembebasan biaya Bus dan akomodasi, Pemkab Purbalingga dan Kemenag Purbalingga membantu memfasilitasi pengurusan passport bagi Calhaj.

Awalnya, para jamaah mengurus passport harus pergi ke kantor imigrasi minimal di Cilacap namun kini para Calhaj bisa mengurus itu hanya dengan datang ke kantor Kemenag Purbalingga.

“Kita juga membantu pengurusan passport agar lebih dekat sehingga bapak ibu Calhaj cukup datang ke kantor Kemenag Purbalingga,” ujarnya.

Tiwi berharap agar para jamaah Calhaj menjaga kesehatan dan kondisi fisik agar tetap prima karena ibadah Haji merupakan ibadah yang menguras tenaga dan pikiran. Hal tersebut agar para jamaah Calhaj diberi kelancaran dalam beribadah dan pulang kembali ke Indonesia dalam keadaan yang tetap sehat.

“Jaga kesehatan nggih karena ibadah Haji merupakan ibadah yang menguras tenaga dan pikiran sehingga kondisi fisik harus terus prima,” kata Tiwi.

Tiwi menambahkan, ketika berada di tanah suci para jamaah harus senantiasa mementingkan satu sama lain dan mengutamakan tolong menolong di antara mereka.

Tiwi mengimbau agar yang muda menolong yang tua dan yang kuat menolong yang lemah agar semua jamaah Purbalingga kembali dengan keadaan selamat.

“Saya berpesan agar para jamaah utamakan tolong menolong disana. Dibantu sama lain agar keselamatan jamaah Purbalingga tetap terjaga hingga pulang nanti,” imbuhnya.

Tiwi juga berpesan agar para jamaah menjaga nama baik Purbalingga, Jawa Tengah dan Indonesia karena di tanah suci para jamaah juga akan berbaur dengan jamaah dari luar daerah bahkan luar negeri.

Para jamaah juga diimbau agar mematuhi petugas Haji yang mendampingi dan jangan segan untuk bertanya agar tidak terjadi kesalahan pada saat pelaksanaan ibadah haji.

“Jangan malu bertanya nggih kepada para petugas agar nanti semua lancer dan tidak tersesat disana,” ucapnya.

582 jamaah Calhaj Purbalingga akan terbagi ke dalam empat kloter yaitu kloter 70 berjumlah 49 jamaah, kloter 71 berjumlah 352 jamaah, kloter 72 berjumlah 171 jamaah dan kloter 96 berjumlah 3 jamaah.

Dari jumlah tersebut, Kecamatan Kalimanah tercatat sebagai  Kecamatan yang paling banyak mengirimkan jamaah yaitu 64 jamaah dan kecamatan Karangjambu adalah pengirim jamaah terkecil yaitu dua jamaah.Para jamaah tersebut akan diberangkatkan pada 26 dan 27 Juli sedangkan kloter 96 yang berjumlah 3 jamaah atau kloter sapu jagad berkumpul pada 3 Agustus pukul 22.00 WIB yang selanjutnya diberangkatkan pula.

Salah satu perwakilan jamaah, Nurhamid mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Purbalingga yang telah memberikan banyak kemudahan pada jamaah Calhaj. Dirinya mewakili jamaah lain memohon pamit dan do’a kepada Bupati Tiwi serta meminta restu agar mereka digelari Haji yang Mabrur dan Mabruroh ketika pulang ke Purbalingga. Dia juga akan mendoakan di tanah suci untuk kemakmuran dan keselamatan Kabupaten Purbalingga agar terhindar dari bencana.

“Terima kasih kami ucapkan kepada ibu Bupati yang telah memberi banyak kemudahan kepada kami dan kami nanti disana akan mendoakan Purbalingga menjadi daerah yang Baldatun Thoyibatun wa Robbun Ghofur,” pungkasnya. (spj)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00