• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANJARNEGARA

2020 SAKIP Banjarnegara Berpredikat “BB”

25 June
15:14 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banjarnegara: Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menargetkan Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada tahun 2020 berpredikat “BB”,  dan tidak ada lagi nilai “C” untuk SAKIP Perangkat Daerah. 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Drs. Indarto, M.Si pada saat membacakan sambutan Bupati Banjarnegara pada acara Coaching Clinic Implementasi SAKIP Kabupaten Banjarnegara, Selasa (25/6/2019) di Aula Sasana Bhakti Praja Setda Kabupaten Banjarnegara.

“Hasil evaluasi SAKIP Kabupaten Banjarnegara mendapat predikat “B” (64,34), untuk bisa meningkatkan menjadi “BB” masih banyak yang perlu diperbaiki” katanya.

Dia menjelaskan, mendasari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi, SAKIP perlu dilaksanakan sebagai alat ukur guna mengetahui kemampuan organisasi dalam pencapaian visi dan misi serta tujuan organisasi tersebut.

“Kinerja Pemerintah digambarkan dengan tiga komponen, yaitu Sasaran pembangunan yang akan dicapai, Indikator Kinerja sebagai alat ukur, dan Target yang akan dicapai dari setiap indikator kinerja” katanya.

Sekda Indarto meminta kepada seluruh pimpinan Perangkat Daerah untuk mengawal implementasi SAKIP di Perangkat Daerah mulai dari Renstra, RKT, Renja, Cascading, Pengukuran Kinerja hingga Pelaporan Kinerja.

“Lanjutkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas dalam pengabdian saudara sebagai abdi negara dan abdi masyarakat” katanya.

Dra. Widianti Titi Pratiwi, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Banjarnegara mengatakan Nilai SAKIP Kabupaten Banjarnegara pada tahun ini baru 64,34 dengan kategori “B”, dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, Kabupaten Banjarnegara menduduki peringkat 10 (sepuluh).

“Sampai saat ini harus diakui bahwa implementasi  SAKIP Kabupaten Banjarnegara masih perlu ditingkatkan” katanya.

Dia menjelaskan, maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan coaching clinic untuk memberikan pemahaman dalam peningkatan kualitas SAKIP di Kabupaten Banjarnegara.

“Tujuannya adalah agar implementasi SAKIP di Kabupaten Banjarnegara semakin baik dan dalam penyusunan dokumen sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan yaitu Permenpan RB Nomor 53 Tahun 2014. Ada pemahaman yang sama mulai dari Perencanaan, Pengukuran, Pelaporan dan Evaluasi” katanya.

Dia menambahkan, Kegiatan Coaching Clinic diselenggarakan selama 2 hari, Selasa-Rabu, 25-26 Juni 2019 dengan peserta sebanyak 110 orang, mereka adalah seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta pejabat/staf yang menangani perencanaan pada perangkat daerah khususnya penyusunan LKjIP, PK, dan RKT.(spj)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00