• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

Calhaj Jateng DIY Musim Haji 1440 H, Menempati Satu Zona Penginapan

19 June
15:01 2019
0 Votes (0)

KBRN, Purwokerto: Layanan jemaah haji tahun ini untuk calon jemaah haji (calhaj)  Jawa Tengah dan DIY dalam satu zonasi  wilayah penginapan, yaitu di wilayah Jarawal yang jaraknya dikisaran 900 meter, dengan Masjidil Haram.   

“Insya Allah menyamankan para jemaah, karena mereka tidak harus beradaptasi dengan wilayahnya yang berbeda karena sama-sama Jawa Tengah” kata Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umproh Kanwil Kementrian Agama Jawa Tengah Drs. H Muhamad Sa’idun M.Ag, usai memberikan materi pada Manasik Haji Masal bagi calhaj Kabupaten Banyumas, Rabu (19/6/2019).

Manasik haji masal tahap pertama diikuti 1.251 calhaj  berlangsung di gedung IPHI Kabupaten Banyumas.

Muhamad Sa’idun menjelaskan, menu makanan yang disiapkan oleh panitia juga disesuaikan dengan makanan khas Jawa Tengah.

“Transpsortasi selama di Mekah juga disediakan bus solawat, dari Jarawal ke Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi.  Dulu  memang dianggap dekat tidak disediakan bus solawat, tapi musim haji tahun ini di sediakan untuk memudahkan jemaah pergi maupun pulang ke Masjidil Haram” katanya.

Terkait kondisi suhu Arab Saudi pada musim haji tahun ini, Sa’ngidun  yang juga Sekretaris Embarkasi Solo menjelaskan,   diperkirakan pada suhu panas pada 42 sampai 47 derajat. Untuk itu kepada para petugas kesehatan untuk tidak bosan-bosannya memberikan penjelasan kepada calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan.

“Karena selain panas juga kelembaban udaranya sangat rendah. Kalau makan dan minumnya tidak cukup di khawatirkan mudah sakit” ungakapnya. 

Ia menambahkan sesuai rencana jemaah calon haji Jawa Tengah kloter pertama tanggal 6 Juli 2018 masuk asrama Donohudan , tetapi masih menuggu keputusan dari pusat ada perubahan atau tidak, karena ada penambahan 10.000 jemaah.

“Sepuluh ribu tambahan itu kan harus dicarikan slot pendaratan pesawat di Jedah. Nah untuk menambah itu tidak bisa di belakang. Karena ketika bandara sudah close itu tidak boleh lagi ada pesawat mendarat di Jedah, paling memungkinkan “diseselkan” ditengah atau maju di awal” katanya.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Banyumas, Purwanto Drs H Hendro Puspito menjelaskan,  setelah kegiatan manasik massal yang pertama tersebut, pihaknya juga akan mempersiapkan kegiatan manasik massal yang kedua, yaitu 4 Juli 2019 bertempat di GOR Satria Purwokerto. (spj)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00