• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

Antisipasi Ganguan Distribusi BBM, Pertamina Siapkan Tiga Tangki Kantong

24 May
14:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banyumas : Mengantisipasi adanya peningkatan konsumi BBM , di jalur selatan Jawa Tengah Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah menyiapkan tiga mobil tangki kantong.  Mobil Kantong ini disediakan di tiga titik, yakni di SPBU Ajibarang, Rawalo dan Tambak. 

Sales Representative BBM Retail Region V Pertamina MOR IV Jateng-DIY Satria Wibowo Wicaksono mengatakan mobil tangki kantong ini, untuk mengantisipasi adanya terhahambatnya distribusi BBM, akibat kemacetan. 

Sehingga tangki yang sudah terisi penuh BBM terutama jenis gasoline ini, bisa digerakan ke SPBU yang megalami kekurangan. Selain itu, untuk mengantisipasi adanya ganguan distribusi akibat kemacetan, seperti yang terjadi lalu, sebanyak 7 mobil tangki terjebak kemacetan hingga enam jam. 

Untuk itu Pertamina sudah melakukan kordinasi dengan Kepolisian, untuk melakukan pengawalan terhadap mobil tangki jika terjadi kemacetan. 

Pada tahun ini Pertamina memprediksi  kenaikan permintaan BBM untuk jenis gasoline yakni premium, pertamax, dan pertalite meningkat hingga kisaran 36 persen, yakni dari kondisi normal 1.564 kiloliter per hari menjadi 2.110 kiloliter per hari. 

Sementara untuk solar   diperkirakan mengalami penurunan sekitar 8-10 persen, yakni dari 539 kiloliter per hari menjadi 496 kiloliter per hari.

“ Gasoline memang terjadi peningkatan sebesar 36 persen, dari normal 1.500 Kl pada tahun lalu bisa meningkat sampai 2.110 Kl. Itu hanya mencakup produk pertamax, pertalite, dan premium. Memang paling tinggi konsumsinya pertalite dan pertamax,”kata Satria Wiibowo.

Sementara itu pantuan RRI Jumat (24/5/2019) belum terlihat adanya pemudik yang melintas di jalur tengah, maupun jalur selatan yang melintas di Banyumas. Namun untuk SPBU Ajibarang, terlihat cukup banyak kendaraan angkutan barang yang berhenti di SPBU tersebut. (RA). 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00