• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

Wartawan Dan Civitas Akademika UMP Gelar Aksi Tolak People Power

20 May
20:15 2019
1 Votes (3)

KBRN, Purwokerto: Aksi Simpatik dan Deklarasi Damai  Paska Pemilu 2010 antara Rektor UMP dengan wartawan, digelar di kampus UMP, Senin (20/5/2019) petang.

Aksi digelar dalam acara ngabuburit dan buka bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Dr Anjar Nugroho bersama dengan para wartawan Purwokerto diisi dengan deklarasi menolak people powe digelar digerbang pintu masuk halaman UMP.

Rektor UMP menyatakan, selaku bagian dari civitas akademika, pihaknya terpanggil dan merasa bertanggung jawab untuk ikut menjaga kondusifitas bangsa ini pasca pemilu 2019.

"Benih-benih konflik dalam pemilu kemarin sangat tajam dan masih tumbuh subur, meskipun pemilu sudah selesai." katanya.

Diakuinya, meskipun banyak hambatan dan tantangan, secara umum pemilu  berlangsung lancar dan damai.

"Saya menghimbau kepada seluruh civitas akademika UMP serta masyarakat Banyumas, jangan mudah terprovokasi, mari sama-sama kita tunggu  hasil pemilu yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),” ajaknya.

Dr Anjar Nugroho meyarankan pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil Pemilu bisa menggunakan cara konstitusional.

"People  power lebih banyak mudaratnya. Termasuk rencana aksi memprotes hasil Pilpres pada 22 Mei mendatang" katanya.

Jika terjadi people power banyak yang terdampak. Selanjutnya bangsa ini mau bagaimana. Siapa yang akan menjalankan pemerintahan.

"Jika ada kecurangan bisa melaporkan ke Bawaslu. Jika masih tak puas dengan hasil pemilu, silakan mengadu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Jangan people power. Kita harus tetap menjaga keutuhan dan persatuan bangsa,” ungkapnya.

Dalam deklarasi besama wartawan Rektor UMP menyampaikan tiga pernyataan. Pertama, meskipun masih terdapat hambatan dan kekurangan, Pemilu 2019 telah berjalan demokratis, lancar dan dami.

Kedua, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bersabar, tidak boleh terprovokasi oleh berita hoax, sampai diumumkannya hasil Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Masyarakat harus menerima dengan fair, jujur dan penuh tanggung jawab karena itulah demokrasi.

Ketiga, Rektor UMP dan wartawan mengajak untuk kembali mewujudkan kerukunan dan kedamaian yang dimiliki. Tujuannya untuk tetap merawat  Indonesia menjadi lebih baik. (spj).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00