• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

LUAR NEGRI

Seni Budaya Indonesia, Pukau Masyarakat Mesir

27 May
07:48 2018
1 Votes (4)

KBRN, Kairo : Pentas seni dan budaya dari Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) memukau  ratusan orang warga Mesir dan WNI, yang hadir di Opera House Cairo (OHC) Sabtu (26/5/2018) malam waktu Mesir. 

Meski gelaran seni budaya yang dilangsungkan bersamaan tampil Mohammed Sallah membela Liverpol melawan Real Madri dalam Final Liga Champions. Namun gedung pertunjukan ini dipadati penonton, hingga acara selesai. 

Acara dibuka dengan shalawat badar, selanjutnya ditampilkan tarian, dari Sumatra Barat, Kalimantan, Jawa dan Bali. Pimpinan Delagasi KSBN Hendardji  Soepandi mengatakan, Pentas Budaya Nusantara ini, sudah dilaksanakan sebanyak empat kali di luar negeri. 

Yakni Rumania, Amerika Serikat, Thailand dan  Mesir  sebanyak dua kali. Hal ini merupakan bagiaan dari diplomasi budaya, untuk lebih memperkenalkan diri budaya Indonesia, ke mancanagera. Selain itu, sebagai bagian dari Promosi wisata.

“ Misinya agar lebih memperkenalkan Indonesia, di forum Internasional. Terutama budaya Indonesia, karena betapa beranaka ragamnya budaya kita,”kata Hendardji. 

Salah satu warga Mesir,  Karim Raja Hamid mengatakan, sangat terkesan dengan penampilan Seni  Budaya Nusantara. Khususnya untuk tarian dari Jawa. Menurut Hamid , dirinya sangat menyukai Indonesia, karena kekayaan budayanya. 

Selain itu, Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk musim terbanyak di dunia. Untuk lebih megenal Indonesia Hamid telah belajar bahasa Indonesia, sejak  lima tahun lalu. 

“ Keren banget, karena bermacam- macam tarian dari berbagai Pulau di Indonesia. Seperti Kalimantan, Jawa dan lain- lain, aku suka sekali tarian ini,”kata Hamid

Tidak hanya tari- tarian yang ditampilkan, selain itu ditampilkan peragaan busana batik karya anak negeri, dan juga music keroncong. KSBN membawa sekitar 15 orang seninam, selain tampil di Kairo, rencanya pada tanggal 28 Mei 2018 mereka akan mengelar acara serupa di Alexsandria. (RA).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00