• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

LUAR NEGRI

Di Mesir Ada Toko Bernama Sukarno

20 May
18:02 2018
0 Votes (0)

KBRN, Ismailiyah: Kekagumaan dan Penghormatan masyarakat Mesir kepada Presiden RI Sukarno, masih bisa dilihat hingga saat ini. Tidak hanya Jalan Ahmad Sukarno, yang berada di Kota Kairo yang melegenda. 

Nama Sukarno, juga diabadikan untuk nama sebuah toko kelontong yang berada di jalan Al- Ahram  kota Ismailliyah Provinsi Ismailiyah atau berjarak 150 KM timur laut kota Kairo. 

Lokasinya berada di simpang empat dan di tengah kota, selain itu nama toko, ditulis dengan bahasa arab cukup besar dengan warna dasar kuning. Sehingga toko ini, sangat mudah ditemui. 

Dengan ditemani oleh WNI bernama Harianto yang sudah tinggal di Mesir 10 tahun, RRI berhasil menuju ke toko tersebut. Namun pemilik toko saat itu, tidak bisa ditemui untuk diajak wawancara. 

Sebelumnya Harianto, pada tahun 2010  berhasil menemui pemilik toko bernama Sukarno Bin Ahmad. Harianto menceritakan, saat pertemuan tersebut Sukarno menceritakan, kalau sang ayah bernama Ahmad merupakan Ajudan Presiden Mesir  Gamal Abdel Nasser. 

Saat Presiden Sukarno melakukan kunjungan ke Mesir, Ahmad menjadi pengawal Presiden Sukarno sebanyak dua kali. Karena berinteraksi dengan Presiden Sukarno ini lah, Ahmad kagum dengan karisma, dan pemikirian Presiden pertama Indonesia,  sehingga ketika mempunyai anak dinamanakan Sukarno. 

Setelah pensiun menjadi Ajudan Presiden, Ahmad mendirikan toko kelontong yang dinamanakan  “Ahmad Sukarno”. Selanjutnya toko kelontong ini di wariskan kepada Sukarno. Sekitar tahun 2015 Sukarno meninggal dunia, sehingga toko yang juga menjual sejumlah produk asal Indonesia ini saat dikelola oleh generasi ketiga atau cucu Ahmad. “ Sudah punya toko, toko ini dinamai Ahmad Sukarno. Dan pada saat itu, Sukarno bisa menceritakan siapa Bapak Presiden kita secara detail. Karisma Sukarno, dia juga tokoh muslim, kekagumaanya saya bilang Massa Allah kepada presiden kita. Namun pada tahun 2017 saya berkunjung kembali ke Ismailiyah Ahmad Sukarno sudah meninggal, yang ada hanyalah anaknya,”kata Harianto Minggu (20/5/2018).

Dalam  cerita yang disampaikan oleh Sukarno kepada Harianto, kalau Presiden Sukarno juga pernah dua kali datang ke Ismailiyah. Di sini Bapak Proklamator Indonesia ini, menanam mangga yang kemudian hari di kenal sebagai mangga Sukarno. (RA). 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00