• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

LUAR NEGRI

Zakat Fitrah Masisir Mulai Dihimpun

20 May
06:11 2018
0 Votes (0)

KBRN, Kairo : Mulai hari Sabtu ( 19/5/2018) waktu Mesir panitia zakat, infaq dan sedakah Masyarakat Indonesia di Mesir ( Masisir) mengumpulkan zakat fitrah bagi sekitar 7.000 WNI. 

Ketua Panitia zakat, infaq dan sedakah Masisir Samsu Alam Darwis mengatakan, setelah pihaknya melakukan pertemuan yang dihadari seluruh perwakilan elemen Masisir termasuk dari KBRI, telah memutuskan untuk zakat fitrah 1439 H, sebesar 30 pound Mesir atau setara 2,5 kilogram beras. 

Pengumpulan zakat fitrah ini, melalui perhimpunan Persaudaraan Kedaerahan, organisasi Kemahasiswaan, Badan Amil Zakat dan Shadaqoh dan juga KBRI hingga tanggal 26 ramadhan 1439 H. Setelah dihitung jumlah total zakat yang diterima oleh panitia, selanjutnya pada tanggal 28 ramadhan akan dibagikan bagi WNI yang berhak menerimanya (mustahik). 

Yaitu dengan kategori, mahasiswa yang mempunyai pendapataan atau kirirman di bawah 200 pound Mesir. Menurut  Samsu, dari tahun ke tahun, panitia menerima zakat fitrah terus mengalami kenaikan. Tahun 2016 jumlah uang zakat fitrah sekitar 40 ribu pound Mesir, 2017 naik hingga 144 ribu pound Mesir. 

Untuk itu pada puasa tahun ini panitia menargetkan penerimaan zakat fitrah dari Masisir mencapai 200 ribu pound Mesir. Berkaca pada tahun 2017, jumlah mustahik mencapai 750 orang dengan menerima 100 pound Mesir perorang. Pada tahun 2018 ini, panitia menargetkan dapat memberi zakat fitrah sebesar 200 pound Mesir.

“  Untuk zakat fitrah perorang 30 pound Mesir, dan untuk pembayaran fidyah sebesar 45 pound. Target kita untuk tahun ini, bisa menghimpun sekitar 200 ribu pound. Atau sekitar lebih dari Rp 150 juta, tahun lalu dana yang kita kumpulkan dari pembayaraan zakat fitrah 144 ribu pound. Kita usahakan untuk lebih meningkat, karena banyaknya masyarakat Indonesia yang ada di Mesir,”kata Samsu di Kairo. 

Panitia Zakat Fitrah saat ini, juga sedang mendata jumlah pasti dan orang- orang yang akan menerima. Pendataan ini dibantu oleh organisasi kekeluargaan yang berjumlah 17, yang berasal dari Aceh hingga Papua. (RA). 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00