• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

LUAR NEGRI

Mengenal Tradisi Memasang Fanous di Mesir

19 May
16:06 2018
0 Votes (0)

KBRN, Kairo : Setiap negara mempunyai tradisi sendiri, selama pelaksanaan bulan puasa. Masyarakat Mesir menyambut ramadhan, salah satunya dengan memasang fanous atau lampion. 

Fanous ini dipasang atau digantung di setiap rumah, pertokoan, sekolah hingga masjid- masjid seperti terpantau RRI Sabtu (19/5/2018).  

Pengamat Timur Tengah,  Muhamad Falih mengatakan tradisi membuat fanous di Mesir ini telah belangsung lama, bahkan berabad-abad lalu yang memiliki arti tersendiri dalam khazanah kebudayaan ramadhan di Mesir. 

Sehingga  UNESCO mencatatnya sebagai warisan asli Mesir dan Kairo sebagai tempat lahirnya fanous. Menurut Falih dari cerita yang berkembang turun-temurun, pada mulanya fanous adalah lentera yang dulunya digunakan sebagai sebagai alat penerangan umat Islam ketika mereka pergi ke masjid pada malam hari.

Namun secara massif digunakan sebagai simbol menyambut bulan Ramadhan, ketika masyarakat Mesir menyambut Khalifah Abu Tamim Maad al-Muizz li-Dinillah (salah seorang Khalifah terkuat dimasa Dinasti Fatimiyyah dan yang menjadikan Kairo sebagai ibu kota). Masyarakat Mesir berduyun-duyun menghiasi jalan-jalan, rumah-rumah mereka dengan Fanous untuk menyambut sang pemimpin besar, sebagai tanda kebahagian dan penuh riang gembira. 

Kemudian setelah itu, Khalifah menginginkan semua jalanan dan masjid-masjid di sepanjang malam Ramadan diterangi oleh cahaya-cahaya Fanous. Sejak saat itulah Fanous selalu jadi simbol bagi Ramadhan yang tidak saja hanya di Mesir namun juga tersebar di seluruh jazirah Arab hingga kini.

“ Setiap tahunya masyarakat Mesir memasangya, yang kemudian sampai ke masyarakat Arab. Mempergunakan fanous ini sebagai ikon, hiasan atau symbol untuk menyambut ramadhan. Sehingga sampai ramadhan penuh, biasa dipasangi fanous. Sejak tahun 970 M, yang artinya pada abad 9,”kata Falih di Kairo. 

Maka jangan heran, jika berkesempatan pergi ke Mesir saat Ramadhan tiba, Anda akan melihat banyak fanous dengan cahaya warna-warni di berbagai sudut kota, di jalan-jalan, di gang-gang, rumah-rumah, masjid-masjid ataupun di tempat umum lainnya sebagai tradisi masyarakat Mesir, dengan menyambut suka cita terhadap bulan suci Ramadhan. (RA). 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00