KBRN, Lhokseumawe : Puluhan mahasiswa tergabung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Lhokseumawe-Aceh Utara, Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 11.35 WIB, Unjuk rasa di depan gedung DPRK Lhokseumawe. Teriakan mahasiswa menyampaikan Orasinya, terdengar setelah selesai acara pengambilan sumpah bagi 25 anggota DPRK Lhokseumawe periode 2019-2024.

Bahkan, para undangan masih banyak berada di dalam gedung ataupun di luar gedung. Dalam aksinya  mahasiswa menyampaikan 12 pernyataan sikap.

1. Mendesak kejelasan kota Lhokseumawe di KEK Arun.
2. KEK Arun harus prioritaskan pekerja dari putra-putri daerah.
3. Dana Otsus Kota Lhokseumawe harus dikelola dengan transparan
4. Meminta DPRK Lhokseumawe untuk mendesak Pemko agar memfungsikan infrastruktur yang terbengkalai
5. Merealisasikan janji kampanye seluruh DPRK Lhokseumawe
6. Mendesak DPRK Lhokseumawe untuk memperkuat dan mempertegas fungsi pengawasan terhadap Pemko.
7. Memperhatikan pemerataan pupuk subsidi di Kota Lhokseumawe.
8. Mencari solusi konkret untuk mengentaskan kemiskinan di kota Lhokseumawe.
9. Tuntaskan kelangkaan gas di kota yang terkenal dengan sumber daya energinya.
10. DPRK harus mendesak Pemkot agar menciptakan tata kelola kota yang sesuai dengan Qanun Kota Lhokseumawe No 01 tahun 2014.
11. Menciptakan DPRK Lhokseumawe yang bebas dari KKN
12. Menegakkan syariat islam di kota Lhokseumawe yang terkenal dengan slogan  islaminya. 

(Zulfikri, PRO 3 RRI Lhokseumawe

" />
  • Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Video Podcast

Pelantikan Wakil Rakyat Di DPRK Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

10 September
15:30 2019

KBRN, Lhokseumawe : Puluhan mahasiswa tergabung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Lhokseumawe-Aceh Utara, Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 11.35 WIB, Unjuk rasa di depan gedung DPRK Lhokseumawe. Teriakan mahasiswa menyampaikan Orasinya, terdengar setelah selesai acara pengambilan sumpah bagi 25 anggota DPRK Lhokseumawe periode 2019-2024.

Bahkan, para undangan masih banyak berada di dalam gedung ataupun di luar gedung. Dalam aksinya  mahasiswa menyampaikan 12 pernyataan sikap.

1. Mendesak kejelasan kota Lhokseumawe di KEK Arun.
2. KEK Arun harus prioritaskan pekerja dari putra-putri daerah.
3. Dana Otsus Kota Lhokseumawe harus dikelola dengan transparan
4. Meminta DPRK Lhokseumawe untuk mendesak Pemko agar memfungsikan infrastruktur yang terbengkalai
5. Merealisasikan janji kampanye seluruh DPRK Lhokseumawe
6. Mendesak DPRK Lhokseumawe untuk memperkuat dan mempertegas fungsi pengawasan terhadap Pemko.
7. Memperhatikan pemerataan pupuk subsidi di Kota Lhokseumawe.
8. Mencari solusi konkret untuk mengentaskan kemiskinan di kota Lhokseumawe.
9. Tuntaskan kelangkaan gas di kota yang terkenal dengan sumber daya energinya.
10. DPRK harus mendesak Pemkot agar menciptakan tata kelola kota yang sesuai dengan Qanun Kota Lhokseumawe No 01 tahun 2014.
11. Menciptakan DPRK Lhokseumawe yang bebas dari KKN
12. Menegakkan syariat islam di kota Lhokseumawe yang terkenal dengan slogan  islaminya. 

(Zulfikri, PRO 3 RRI Lhokseumawe

Tentang Penulis

zulfikri yasin

< div kejur2an, Aneuk Nanggroe</div>

00:00:00 / 00:00:00