• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pemerintah Umumkan Pembubaran Ormas Radikal

12 July
09:58 2017
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Pemerintah Rabu (12/7/2017)  ini menurut rencana akan mengumumkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang  (Perppu) untuk membubarkan organisasi kemasyarakatan  (Ormas) yang digolongkan Radikal dan yang anti-Pancasila.

Sebagaimana diungkapkan oleh  Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj usai bertemu Presiden Joko Widodo bahwa  Perppu tersebut  sudah ditandatangani  oleh Presiden.

Belum diketahui  detail Perppu yang sudah ditandatangani tersebut, termasuk Ormas  mana saja yang dibubarkan melalui Perppu ini.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, Pemerintah  harus mengantongi keputusan pengadilan untuk bisa membubarkan satu Ormas.

Jika mekanisme Undang-Undang tersebut yang dipergunakan, maka membutuhkan waktu yang sangat lama. Pemerintah harus mengajukan gugatan ke kejaksaan, lalu diputuskan pengadilan.

Proses ini bisa saja semakin panjang ketika kedua belah pihak mengajukan banding, kasasi, atau bahkan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung.

Oleh sebab itu, penerbitan  Perppu tersebut menjadi sangat strategis yang  bertujuan untuk mempercepat mekanisme pembubaran Ormas Radikal, mengingat kondisi sangat berbahaya bagi negara akibat gerakan Ormas Radikal tersebut dinilai sangat masif, termasuk sudah masuk ke kampus-kampus.

Dalam menyikapi Perppu tersebut, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto telah menyatakan bahwa  setelah Perppu  diterima oleh DPR, maka DPR akan membahas terkait isi dari perppu tersebut dalam satu kali masa sidang.

Pembahasan tersebut bertujuan untuk menentukan apakah diterima atau tidak perppu pembubaran ormas radikal itu.

Pengumuman Perppu pembubaran Ormas Radikal itu menurut rencana akan  disampaikan langsung oleh Menko Polhukam Wiranto.

Sebelumnya, 14 ormas  Islam  menyampaikan pernyataan kepada Pemerintah agar segra membubarkan HTI sebagai salah satu Ormas  Radikal.

Ormas ini dinilai  telah merongrong dan mengancam keutuhan NKRI, karena mereka menolak Pancasila dan mendeklarasikan dasar negara Khilafah menggantikan Pancasila.

Banyak elemen masyarakat lainnya  yang  mendesak Pemerintah untuk segera membubarkan Ormas-Ormas Radikal yang mengancam keutuhan bangsa Indonesia dengan ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Penantian yang cukup lama terhadap terbitnya Perppu tersebut tentunya disambut positif oleh  bangsa Indonesia dalam menjaga keutuhan dan kuatnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Semoga pembubaran Ormas -Ormas Radikal dapat dilaksanakan dengan baik tanpa menimbulkan gejolak, termasuk juga jangan sampai kelompok radikal itu berganti baju dengan nama Ormas lain.

Jayalah Indonesia ku dan jayalah Pancasila sepanjang masa.
 




*Sumber Foto : Google (BCS)*


Tentang Penulis

Ida Bagus Alit Wiratmaja

Redaktur Senior

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00