• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pengusutan Kasus Nunun Terkendala Masalah Kesehatan

15 December
07:41 2011
0 Votes (0)

Keterkaitan NUNUN NURBAETI dalam soal suap pemilihan Calon Dewan Guberur Senior Bank Indonesia MIRANDA GULTOM memang sudah tidak dapat diingkari lagi. Para tersangka, yakni anggota Dewan yang terhormat menyebut Nama NUNUN Nurbaeti sebagai orang yang member cek perjalanan kepada para anggota DPR tersebut.

Menjadi menarik di sini adalah pertanyaan, apakah Nunun Nurbaeti member cek perjalanan itu dalam kapasitasnya sebagai pribadi sendiri atau Nunun hanyalah seorang masanger atau petugas pengirim uang saja dari orang lain yang memiliki kepentingan atas terpilihnya Miranda Gultom.

Dalam asumsi jawaban atas soal pertama, kirannya agak sulit untuk menyatakan bahwa Nunun bermain untuk dirinya sendiri. Sebab, tidak begitu tampak keterkaitan kepentingan langsung bisnis Nunun nurbaeti dengan terpilihnya Miranda Swaray Gultom. Belum ada fakta menunjukkan Nunun memiliki bisnis di bidang perbankan. Fakta ini jugalah yang kiranya harus dipertahankan agar jangan sampai Nunun Nurbaetie dijadikan korban dari segala korban atau dikorbankan oleh para pembesar yang ada di belekang Nunun. Karena itu, asusmsi jawaban kedua tadi, yakni keterkaitan orang lain dengan kepentingan besar atas terpilihnya Miranda Gultom harus diungkap. Orang yang dapat mengungkap itu, tidak lain hanyalah Nunun Nurbaeti sendiri. Dalam hal ini, ada dua problem sulit yang harus ditekankan. Pertama adalah kemauan Nunun untuk mengungkap dalang atau sutradara pemberi Cek Perjalanan tersebut.

Kedua adalah kemampuan Nunun untuk mengungkap dalang atau sutradaranya. Untuk soal kemamuan, itu adalah urusan kemampuan penyidik menginterogasi nunun. sedangkan untuk kemampuan, adalah urusan dokter dan tim kesehatan untuk menyatakan Nunun Sehat dan Mampu memberikan keterangan di hadapan penyidik. Masalahnya, sebelum ini Nunun selalu dikabarkan menderita sakit lupa ingatan oleh Dokter nya, sehingga tidak dapat member keterangan di hadapan penyidik.

Namun anehnya, menurut anggota KPK Chandra Hamzah, Nunun sempat bertegur sapa dengannya saat dibawa dari Bangkok Thailand menuju Jakarta. Artinya, Nunun tidak sedang lupa ingatan ketika itu. Bila kemudian kini Nunun kembali disebut sedang sakit dan dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Djati Jakarta Timur, harus dipastikan juga bahwa Nunun benar-benar sakit. Seringkali, alasan sakit menjadi dasar para tersangka untuk mengelak pemeriksanaan penyidik dalam berbaagai kasus pidana.

Pada kondisi inilah, kredibilitas dan kehormatan etika seorang dokter diertaruhkan. Sekali saja seorang dokter berbohong atau berdusta mengenai kondisi kesehatan Nunun atau tersangka lainnya, maka habislah segala tumpuan ini pada dirinya. Dan sebaliknya, jangan sampai juga dikatakan, bahwa Rocker atau  dokter juga manusia biasa, yang sesekali dapat berdusta.

Sekian komentar.  (WK/AKS)

Tentang Penulis

Hugo Lidero

No description yet...

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00