• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Persiapan Penyelenggaraan SEA Games ke-26

6 October
08:15 2011
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Hampir seluruh pemberitaan media massa menggambarkan kondisi negative mengenai persiapan penyelenggaraan SEA Games ke 26 tahun 2011, khususnya di Palembang, Sumatera Selatan. Bagaimana seharusnya menyikapi kondisi tersebut, selengkapnya akan terungkap dalam komenter RRI.

Adalah fakta yang harus diakui bahwa cukup banyak persiapan pelaksanaan SEA Games ke 26 di Jakarta dan Palembang bulan depan, masih belum menampakkan kesempurnaan. Di Palembang, sejumlah fasilitas sarana dan prasarana masih dalam tahap pengerjaan. Sementara di Jakarta, kantor Inasoc-nya sendiri masih belum menunjukkan aura satu event olah raga tingkat regional Negara-negara asia tenggara. Belum lagi lingkaran hukum dan politis di seputar kasus korupsi pembangunan wisma atlet di Palembang. Semua itu semakin memperlihatkan kondisi factual tentang kekurangan persiapan pelaksanaan sea games tahun 2011 ini. Padahal pelaksanaan SEA Games tinggal bulan depan.

Wajarlah kemudian bila ada pernyataan sejumlah pihak agar presiden Susilo Bambang Yudhoyono berani mengambil sikap untuk menunda pelaksanaan SEA Games di Jakarta dan Palembang beberapa bulan ke depan.

Lantas pertanyaannya kemudian, apakah memang tidak ada ruang untuk sekedar menumbuhkan sedikit rasa optimis bahwa segala kendala itu akan dapat diatasi dan SEA Games di Jakarta dan Palembang dapat benar-benar dilaksanakan pada waktu yang ditetapkan. ???

Bagi bangsa Indonesia, sesungguhnya ada karakter yang sudah tidak begitu popular lagi, namun sesungguhnya begitu penting untuk membangun watak bangsa ini. Sejak dulu, bangsa Indonesia dikenal tangguh dan pantang menyerah. Artinya, ia akan berhenti dan menyerah, bila memang sudah melakukan segala daya upaya hingga kemampuan terakhir, bahkan hingga tetesan keringat dan darah terakhir. Ia tidak cengeng, gemar merajuk, dan sering patah arang. Namun sayangnya, karakter semacam ini sudah tidak popular lagi.

Selain itu, dengan pemberitan yang selalu mengungkapkan sikap pesimis, ketidak mampuan, kegagalan, dan berbagai kekurangan di sekelilingnya, maka lambat laun, karakter tangguh dan pantang menyerah itu tidak akan hidup. Padahal, sebagai satu penggambaran, dalam satu pertandingan sepak bola, dukungan antusias penonton, dapat menjadi tambahan sebagai pemain ke dua belas pada pertandingan tersebut. Demikian sebalikya, cemoohan penonton akan mengurangi nilai dua pemain sekaligus.

Artinya, semakin banyak dukungan dan semangat optimisme diungkapkan pada penyelenggaraan SEA Games, maka tambahan kemampuan dan kesanggupan itu akan muncul, dan sebaliknya, dengan cemoohan media massa maupun public akan proses penyiapan ajang sea games ini, maka sangat mungkin, kegagalan itu akan benar-benar terjadi. (Widhie/DS)

Tentang Penulis

Hugo Lidero

No description yet...

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00