• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Apa Kabar Surat Palsu MK

29 September
08:15 2011
1 Votes (5)

Jakarta : Hari ini menurut rencana, Ketua Mahkamah Konstitusi akan hadir menjadi pihak yang akan memberikan keterangan ke Mabes Polri. Keterangan itu diharapkan dapat meringankan dalam kasus Penerbitan Surat Palsu Mahkamah Konstitusi, dengan tersangkanya salah seorang staf mahkamah Konstitusi Zaenal arifin Hossein.

Dalam keterangannya kemarin, salah seorang hakim konstitusi Akil Muchtar mengemukakan kemungkinan penglibatan Komisi Pemilihan Umum dalam kasus ini. Menurut Akil Muchtar, hal itu dimungkinkan bila memang proses hukum terhadap zainal Arifin Hossein terus berlangsung hingga menjadi terpidana dalam kasus surat pasu MK tersebut.

Pihak Mahkamah Konstitusi sendiri, sepertinya masih maragukan sikap mabes Polri yang menjadikan staf Mahkamah Konstitusi Zaenal Arifin Hossein sebagai tersangka dalam kasus surat palsu MK tersebut.

 Seperti diketahui, sebelum ini ada surat mahkamah konstitusi bernomor 112 tertanggal 14 agustus tahun 2009 dan digunakan oleh Mahkamah Konstitusi untuk menetapkan anggota DPR Dewi Yassin Limpo. Surat itu sendiri disebut palsu, karena ada dugaan perbuatan menambah materi dalam suarat yang dilakukan oleh staf Mahkamah Konstitusi lainnya, Mashuri Hasan.

Mashuri , dikaitkan dalam kasus ini, kabarnya karena ada permintaan mantan Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi. Arsyad Sanusi melakukan hal tersebut, konon kabarnya karena permintaan calon anggota DPR ketika itu, Dewi Yasin Limpo, asal daerah pemilihan Sulawesi Selatan satu.

Tandatangan Zainal Arifin Hossein sebagai Panitera Mahkamah Konstitusi dipalsu Mashuri Hasan dengan cara di scan atau dipindai melalui peralatan komputer. Proses kronologis cerita surat palsu ini panjang, dan diduga melibatkan sejumlah tokoh-tokoh besar. Bahkan menurut Akil Mukhtar, bila memang Zainal Arifin dipidanakan, maka anggota KPU juga akan terimbas kasus ini.

Proses kronologis tersebut sudah disampaikan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD di hadapan panitia kerja panitia pemilu komisi dua DPR beberapa waktu lalu.

Hari ini, kita akan menunggu, apa yang akan diungkapkan lagi oleh Mahfud MD terkait surat palsu tersebut. Sebab, kendati penjelasan mengenai hal ini sudah panjang lebar, namun tersangkanya masih orang pinggiran. Ada apa pula dengan Mabes Polri..? (Widhie Kurniawan/DS)

Tentang Penulis

Hugo Lidero

No description yet...

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00