• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pentingnya Perlindungan Terhadap Garda Depan Penanganan Covid-19

26 March
08:16 2020

KBRN, Jakarta : Kita perlu memberi apresiasi atas langkah pemerintah yang memberikan insentif bagi tenaga medis dalam menjalankan tugas menangani virus corona COVID-19.

Belum lama ini insentif tersebut diumumkan Presiden. Kita perlu memberi apresiasi atas langkah pemerintah yang memberikan insentif bagi tenaga medis dalam menjalankan tugas menangani virus corona COVID-19.

Presiden Jokowi menjelaskan, kebijakan ini sudah diperhitungkan dengan matang bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan mempertimbangkan kemampuan APBN. Berdasarkan keputusan ini, dokter spesialis diberi insentif bulanan sebesar Rp 15 juta, dokter umum dan gigi sebesar Rp 10 juta, tenaga keperawatan Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta.

Selain itu juga akan diberikan santunan kematian sebesar Rp 300 juta dan ini hanya berlaku bagi daerah yang telah menyatakan tanggap darurat. 

Pemerintah juga pastikan 105 ribu Alat Pelindung Diri (APD) telah tiba dan segera di distribusikan. Semua ini jelas merupakan sikap responsif pemerintah untuk memberikan dukungan bagi dokter, perawat, serta tenaga medis lainnya dalam menangani wabah pandemik COVID-19.

Hanya saja, bantuan dan insentif tersebut memang hanya merupakan apresiasi maksimal yang dapat diberikan pemerintah. Kita semua paham, berapapun insentif yang diberikan, tetap tidak mampu menggantikan nyawa dokter,  perawat dan tenaga kesehatan lain, apalagi bila sampai meninggal.

Sebelumnya PB Ikatan Dokter Indonesia sudah merilis 6 dokter yang meninggal dan diduga terpapar Covid Corona
Enam dokter tersebut masing-masing yakni, Hadio Ali, Djoko Judodjoko, Laurentius, Adi Mirsaputra, Ucok Martin, dan Toni D. Silitonga.

Persoalan pokok ternyata ada pada minimnya APD dan tatalaksana serta perilaku masyarakat. Beberapa rumah sakit kehabisan masker dan sanitizer, disebabkan perilaku masyarakat yang ramai-ramai memborong barang tersebut.

Padahal pemerintah sudah menyampaikan bahwa masker hanya untuk orang sakit agar tidak menularkan, dan mencuci tangan cukup dengan sabun, tidak perlu sanitizer. Karena itu, ibarat perang, maka para tenaga kesehatan, dokter, perawat dan yang terkait lainnya, harus terus mendapat dukungan.

Tanpa mereka, pandemik virus corona ini sulit ditangani.

Lihatlah bagaimana warga kota Wuhan, China Tiongkok memberi penghormatan khusus kepada para tenaga kesehatan yang berhasil memenangkan pertempuran melawan Virus Corona. Sinergitas adalah kunci menghadapi pandemik yang mengerikan ini dan tidak pernah terjadi sebelumnya.

(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp).

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

00:00:00 / 00:00:00