• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Investigasi Temuan Radiasi Nuklir Serpong, Ingat Tragedi Chernobyl!

17 February
07:03 2020

KBRN, Jakarta : Selamat pagi Indonesia. Di tengah euphoria kesuksesan mengawal WNI asal Wuhan terbebas virus Corona hingga kembali ke rumah masing-masing, muncul hal memprihatinkan terkait nuklir di Serpong.

Adalah salah satu area pada perumahan Batan Indah yang menjadi sumber lokasi temuan radiasi nuklir tersebut. Secara pembuktian, positif bahwa yang ditemukan adalah radiasi nuklir. 

Area ini, menurut Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Bapeten, ada di lingkungan perumahan karyawan BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional).

Inilah yang kemudian menjadi pertanyaan, yakni bagaimana bisa sejumlah material bekas terkait nuklir ditemukan di lingkungan warga. Hal ini harus segera diinvestigasi secara tuntas oleh Bapeten dan aparat berwajib untuk mencari tahu asal usul material tersebut.

Hal ini penting, sebab adanya material nuklir di area perumahan warga sangat patut dipertanyakan. Pihak BATAN, seperti disampaikan Kepala Biro Humas BATAN Heru Umbara memastikan bahwa radiasi tersebut bukan berasal dari reaktor nuklir, Serpong.

Lantas dari mana datangnya material tersebut ? Ini harus dijawab. Bahkan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan pun turut berkomentar soal radiasi nuklir di Serpong. 

Investigasi ini memang harus mampu menjelaskan kepada dunia internasional mengenai radiasi liar di perumahan Batan Indah Serpong yang diidentifikasi dari type Caesium 137. 

Lantas, sudah berapa lama kah itu terjadi dan bagaimana pula nasib warga setempat. Apakah mereka terpapar radiasi ? Ini harus segera dijawab.
 
Dikutip dari alodokter.com, bahan Caesium diduga berasal dari rekator nuklir yang rusak. Salah satu contohnya dipercaya telah menyebabkan ratusan ribu pekerja PLTN Chernobyl menderita.

Gejalanya mulai diare, rambut rontok, muntah darah, hingga kematian. Karena itu, temuan radiasi liar harus diwaspadai, karena mengerikan. Demikian komentar. Selamat pagi.

Oleh : Widhie Kurniawan/Redaktur Senior RRI
Foto : Ant/Muhammad Iqbal

Tentang Penulis

Miechell Octovy Koagouw

Miechell Octovy Koagouw Editor RRI

00:00:00 / 00:00:00