• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Ujian Nasional Penting, Karena Membuat SDM Jadi Kuat

12 December
07:25 2019
0 Votes (0)

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, adalah orang yang paling mendukung diterapkannya ujian nasional bagi siswa sekolah pada era ia menjadi wakil Presiden. Jusuf Kalla bahkan menyebut berbahaya bilamana Ujian Nasional dihapuskan.

Menurut Jusuf Kalla, sistem pendidikan di Indonesia memerlukan tolok ukur yang jelas secara nasional. Karena itu, Jusuf Kalla sangat konsisten untuk menerapkan Ujian Nasional bagi siswa sekolah SD, SMP, dan SMA.

Dampak dari diterapkannya Ujian Nasional selama ini memang bermacam-macam, minimal para siswa sekolah akan stress dan tegang menghadapi Ujian  Nasional. Tapi sesungguhnya itu wajar.

Dalam kehidupan manusia, apalagi setelah lulus sekolah, pasti akan menghadapi berbagai macam ujian. Melamar kerja peru ujian, Untuk masuk kerja jadi PNS saja, ujiannya banyak sekali.

Untuk mendapatkan sertifikat kompetensi juga perlu ujian. Karena itu, ujian adalah keniscayaan.
Selama ini, penerapan Ujian Nasional di Indonesia justru setengah hati, banyak keringanannya dan sering dibantu guru-gurunya. Passing gradenya pun sangat rendah sekali. Itu adalah kesalahan fatal.

Pendidikan di Indonesia harusnya sekarang menengok ke China dan Korea. Kedua negara itu menerapkan pendidikan samgat keras dan ujian samgat sulit. Tapi hasilnya luar biasa.

China dan Korea adalah bangsa penguasa dunia secara teknologi dan finansial. Sebagai contoh, Amerika cuma punya Iphone, namun China dan Korea punya Samsung, Huawei, ZTE, LG, Vivo, atau OPPO, juga Xiaomi.

Mobil China dan Korea mengaspal di mana-mana, tapi kebalikannya perusahaan mobil Amerika bangkrut di mana-mana, termasuk di Indonesia. Sumberdaya Manusia di China dan Korea sangat unggul karena ditempa dengan keras agar tidak lembek dan cengeng.

Menurut Menko maritim Luhut Lanjaitan, sumberdaya manusia Indonesia kalah dibandingkan China dan Korea.

Sememtara staf Ahli menteri Perdagangan, Imam Haryono menyebut bahwa tingkat ASEAN saja, sumberdaya manusia Indonesia masih kalah.  Karena itu, cukuplah wacana untuk menghentikan Ujian Naaional.

Menteri Nadiem Makarim, daripada sibuk menyoal perlu tidaknya Ujian Nasional, lebih baik meningkatkan kemampuan siswa sekolah yang umumnya secara nasional masih rendah. Ujian itu penting, karena membuat orang jadi kuat.

Oleh Redaktur Senior RRI, Widhie Kurniawan

Tentang Penulis

Syarif Hasan Salampessy

Redaktur Puspem LPP RRI

00:00:00 / 00:00:00