• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Semangat Garuda Muda Terus Membara Walau Kalah di Final Sea Games

11 December
07:38 2019

KBRN, Jakarta: Modal dasar yang masih dimiliki tim nasional sepakbola Indonesia sebenarnya ada satu yang luar biasa, yakni semangat. Tadi malam, semangat itu ditunjukkan sampai menit terakhir babak kedua. Walau sebenarnya, saat TiM Nasional Sepakbola Indonesia kalah 0-3 tadi malam, sudah bisa diduga sebelumnya. Dalam babak penyisihan Sea Games 2019 di Manila, Indonesia juga kalah dari Vietnam 1-2.

Patut diketahui, Vietnam adalah tim dengan peringkat FIFA terbaik untuk kawasan ASEAN, dengan peringkat 94 FIFA sedangkan Indonesia adalah TIM dengan peringkat level bawah pada urutan 173 FIFA dan papan bawah di antara negara-negara ASEAN, di bawah Thailand dan Singapura . Modal semangat itulah yang mengantarkan Tim Nasional Indonesia sampai ke Final. Kalau kata orang bijak, kekalahan Indonesia dari Vietnam karena belum rezekinya atau Dewi Fortuna belum berpihak pada Indonesia.

Namun dalam Dunia Sepakbola modern, modal semangat hanyalah urutan kesekian. Kini semuanya berdasarkan teknologi, data dan analisis. Secara urutan FIFA, Indonesia kalah jauh dari Vietnam. Indonesia peringkat 173 dan Vietnam 94. Trend Grafik Vietnam sedang meningkat dan naik terus dalam beberapa tahun terakhir, artinya Vietnam memang sedang bagus-bagusnya. Sedangkan Tim Nasional Indonesia sedang dalam posisi jelek-jeleknya.

Ranking FiFA nya anjlok terus hampir sama pada level terburuk tahun 2004. Vietnam punya pelatih mumpuni dan materi pemain dengan postur bagus. Karena itu, saat Indonesia kalah di Final lawan Vietnam dalam Sea Games 2019, tidak perlu ada yang disesali dan disalahkan.

Justru kita perlu memberi apresiasi kepada Tim Nas Indonesia. Coach Indra Sjafri, serta Osvaldo Haay dan kawan-kawan telah memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Kendati harus juga dicatat, yang harua dibenahi justru PSSI nya. Karena dalam sepak bola modern, hasil akhir adalah buah dari proses besar yang dibangun dengan penerapan prinsip managerial, teknologi, data, dan analisis bukan sekedar memompakan semangat.

Tentang Penulis

Tsalisa Nur Aini

Tsalisa 

00:00:00 / 00:00:00