• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Kursi Ketua MPR Milik Siapa?

24 July
08:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pada periode 2014-2019, posisi pimpinan MPR dipegang oleh aliansi partai politik yang  dulu masuk dalam koalisi Prabowo Hatta.  Ketua MPR diduduki unsur Partai Amanat Nasional sampai sekarang. Tampaknya,  posisi ketua MPR masih seksi hingga saat ini,  terbukti,  jauh hari sebelum para anggota MPR,  DPR dan DPD dilantik,  sejumlah partai politik sudah bermanuver ke arah sana. 

Sejatinya memang demikian, sebab posisi ketua MPR sama dengan Ketua DPR dan sama dengan Presiden,  sebagai Lembaga Tinggi Negara. Ada unsur prestise di sini,  bila perwakilan partainya berhasil menjadi ketua MPR. Hanya prestise. Karena kewenangan MPR sudah tidak sama dengan MPR pada era Orde Baru.  

Pada Era tersebut,  MPR memilih Presiden dan Wakil Presiden. Kini MPR lebih banyak menjadi lembaga sosialisasi pilar pilar bernegara dan berbangsa, walau tetap saja jabatannya seksi. MPR merupakan gabungan antara DPR dan DPD. Ia hanya akan menjadi penting bila terjadi kekisruhan dalam negara yang berujung pada pemakzulan Presiden. 

Berasarkan UU MD 3 hasil Revisi tahun 2018, maka , pimpinan MPR dipilih oleh para anggotanya sendiri. Di sini tidak otomatis dikuasai partai pemenang pemilu. Tetapi dapat berupa paket pimpinan. Karena posisinya hanya prestise,  maka kita serahkan saja pada partai partai untuk berkolaborasi dengan sesama mereka dan para anggota DPD untuk mengikuti kontes pemilihan.

Tentu kita berharap pilihan mereka nalar dan rasional untuk kepentingan bangsa dan negara. Hanya itu yang diharapkan.

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00