• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pertemuan Presiden Terpilih Joko Widodo dengan Prabowo Subianto di Terminal.MRT Lebak Bulus

15 July
17:57 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pertemuan Presiden Terpilih Joko Widodo dengan rival politiknya dalam pemilu Presiden Prabowo Subianto di Terminal MRT Lebak Bulus. Sungguh mengejutkan publik di tanah air pertemuan tersebut, terkesan tiba tiba juga dilakukan di area publik.

Pertemuan tersebut sesungguhnya sudah direncanakan sejak lama dan publikasi sudah banyak menunggu pasca kontestasi dan kompetisi Pilres 17 April 2019 yang membuat bangsa ini seakan terpecah menjadi dua kubu yang saling berseteru, meskipun sesungguhnya pemilu sudah selesai dan pasangan Jokowi - Maruf  Amin dinyatakan sebagai pemenangnya setelah MK menolak gugatan sengketa Pilpres Paslon  Presiden  Prabowo-Sandiaga  melalui keputusan Mahkamah Konstitusi pada tanggal 27 Juni lalu dan kemudian KPU memasukannya pada tanggal 30 Juni  2019.

Prabowo Subianto  sesungguhnya  sudah menerima keputusan MK, namun pendukungnya belum rela karena Prabowo belum secara tegas memberikan ucapan selamat kepada  Jokowi sebagai Presiden terpilih. Upaya pertemuan  dari kedua kubu TKN dan BPN terus dilakukan termasuk dari Istana Presiden dan Wakil Presiden dan akhirnya pertemuan tersebut dapat terwujud pada Hari Sabtu tanggal 13 Juli di Stasiun MRT Lebak Bulus Jakarta.

Pertanyaannya apa makna pertemuan tersebut dan bagaimana implementasi dari pertemuan tersebut. 

Pertemuan Jokowi dengan Prabowo memiliki dimensi politik yang  sangat kuat dan yang paling penting melalui pertemuan tersebut ketegangan politik di akar rumput sedikitnya dapat  berkurang karena sang elit sudah terlihat akrab  dan bersahabat.

Jokowi dalam pertemuan tersebut menyatakan tidak lagi ada 01 atau 02 dan tidak ada lagi Cebong dan Kampret yang ada adalah Garuda Pancasila. Begitu juga Prabowo menimpali  tidak ada lagi dukung mendukung 01 atau 02 yang ada  Merah Putih. 

Pernyataan inilah yang  menjadi kunci dalam pertemuan tersebut dan berdampak positif untuk meredam polarisasi yang  terjadi di masyarakat Pasca Pilpres meski sebagian pendukung Prabowo  ada yang tidak puas dari hasil pertemuan ini. Sebab tidak tahu pasti lanjutan arah pertemuan berikutnya  apakah Gerindra masuk gerbong pemerintahan Jokowi Maruf Atau Tetap berada diluar pemerintahan. 

Kalaupun  nantinya kubu  Prabowo bergabung dalam satu gerbong  dengan Presiden Jokowi dalam dunia politik sah sah saja sebab dalam politik tidak ada yang abadi. Yang ada adalah kepentingan kekuasaan, begitu juga jika kubu Gerindra tetap berada di luar pemerintahan juga tidak disalahkan, sebab itu juga bagian dari strategi politik. 

Terlepas apapun, itu yang jelas pertemuan Jokowi dengan Prabowo  di stasiun MRT dapat meredam ketegangan dan menimbulkan optimisme dan dampak  yang sangat besar bagi masa  depan bangsa dan negara  Indonesia.

Tentang Penulis

Yanto Prawironegoro

ypn1964@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00