• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Penyakit Kanker Paru Paru yang Menakutkan

8 July
08:05 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kabar duka meninggalnya Kepala Pusat Data dan Informasi  Humas Badan Masional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho sangat mengejutkan dan menyedihkan. Sutopo Purwo Nugroho  meninggal di RS Guangzhou Cina  kemarin akibat menderita penyakit kanker yang dideritanya selama kurang lebih 2 tahu lalu.

Rasa duka yang mmendalam masyarakat Indonesia atas meninggalnya almarhum Sutopo Purwo Nugroho tidak terlepas dari jasa besarnya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara ini dalam pelayanan Informasi tentang terjadinya bencana. 

Meskipun beliau dalam keadaan sakit berat beliau tidak terlihat sakit dan tidak mengeluh tetap bekerja memberikan informasi terkait bencana untuk masyarakat terkadang tidak mengenal waktu selalu bersedia menjadi narasumber media yermasuk RRI. 

Sutopo Purwo Nugroho adalah salah seorang yang meninggal akibat kanker paru. Seblumnya korban penyakit kanker lainya yang berakhir dengan kematian adalah Mantan Menkes  Endang Rahayu Sedyaningsih dan sejumlah artis terkenal seperti  Dono Warkop, Pretty Asmara, Crisye, Roby Tumewu dan Budi Anduk meninggal akibat menderita penyekait paru.

Pertanyaannya  apa sesungguhnya penyebab penyakit paru itu ? Jawabnya banyak  penyebab pemicu  terjadinya penyakit paru pada diri seseorang seperti merokok, gas radon dari tanah dan batu, bahan bangunan asbeetos, bahan pelarut, asap mesin disel dan gaya hidup.

Namun dari pemicu pemicu tersebut  perokok aktif menjadi pemicu utama seseorang terserang penyakit paru. Jika mencermati itu semua, tentu yang harus kita lakukan berupaya untuk menjaga diri dari hal hal yang dapat terjadinya penyakit kanker. Sebab sampai saat ini hanya  15 persen seseorang yang dapat bertahan hidup setelah divonis menderita kanker paru.

Upaya yang  terbaik dilakukan sedapat mungkin menjauhi dan mengurangi dampak dari  hal hal yang memicu penyakit tersebut, meskipun kematian seseorang bukanlah satu satunya akibat penyakit tersebut,  bukankah mencegah itu lebih baik dari mengobati. (Foto : Kaskus)

Tentang Penulis

Yanto Prawironegoro

ypn1964@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00