• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Berbagai Negara pada Tahun 2019

8 June
15:06 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Moslem di Selandia Baru jumlahnya tidak banyak,  namun masyarakatnya dapat hidup secara harmonis dengan warga mayoritas lainnya di negara tersebut. Pada tahun ini,  pelaksanaan sholat Idul Fitri dilaksanakan satu hari setelah Sholat Idul Fitri di Indonesia. 

Penetapan pemerintah tanggal 1 Syawal di Indonesia adalah tanggal 5 Juni 2019. Sementara di Arab Saudi,  pelaksanaan sholat Idul Fitri pada tanggal 4 Juni 2019. Pada negara Jiran Malaysia,  sholat Idul Fitri sama dengan Indonesia. Pejabat yang berwenang di negeri Jiran tersebut menetapkan tanggal 1 syawal adalah hari Rabu tanggal 5 Juni 2019. 

Pada beberapa negara di dunia ini,  masyarakat moslimnya tidak semua melaksanakan pada tanggal dan hari yang sama. Padahal,  semua menyatakan bahwa sholat Idul Fitri adalah tanggal 1 syawal. 

Inilah kekhasan penetapan satu syawal yang dipahami dan digunakan pada masing-masing negara. Apakah kemudian perbedaan ini menjadi masalah? 
Jawabannya bisa iya dan bisa tidak. Sebab ini terkait dengan ibadah. Namun yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kaum muslim di berbagai negeri menyikapi kondisi yang terjadi. Di sinilah tampak bahwasanya perbedaan  hasil tidak menjadi masalah, namun justru memberikan pemahaman lebih komprehensif terhadap Islam. 

Bagi kalangan muslim,  ada satu panduan mengenai perbedaan,  yakni bahwa perbedaan itu adalah rahmat. Panduan ini menjadi semacam acuan untuk menyikapi berbagai perbedaan pandangan dan bahkan perbedaan hasil. Demikian maka sesungguhnya,  secara faktual perbedaan itu adalah keniscayaan.  

Keberadaan manusia yang berasal dari berbagai bangsa dan suku juga adalah fakta bahwa tidak ada yang sama di muka bumi ini. Namun,  menyikapi perbedaan sebagai suatu keniscayaan adalah lebih penting lagi. Sikap dalam memandang perbedaan itu pula yang sangat kuat termaktub dalam bhineka tunggal ika. 

Karakter dan asal usul bangsa Indonesia yang sangat beragam juga sudah ada sejak sebelum negara Indonesia ini ada.  Karena itu,  dalam berbagai hal yang dikaitkan terjadi pada kondisi religi dan faktual saat sekarang,  maka kita perlu bersepakat bahwa perbedaan tidak mungkin ditiadakan. Ia adalah keniscayaan, Namun,  kita juga bersepakat bahwa menyikapi perbedaan itu dengan bijak adalah jauh lebih penting. 

Bahwasanya sebagai contoh penetapan tanggal satu Syawal dalam aspek ibadah ditetapkan pada waktu yang berbeda,  namun semuanya tetap merayakan keberkahan dan kesemarakan Idul Fitri. 

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00