• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Diplomasi Batik pada Pertemuan DK PBB di New York

11 May
10:43 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Awal pekan ini di New York, Amerika Serikat, berlangsung pertemuan Dewan Keamanan PBB yang dipimpin oleh Indonesia.

Seperti diketahui, sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, pada bulan Mei ini adalah jatah Indonesia melakukan Presidensi Dewan Keamanan PBB yang dilakukan secara bergiliran tiap satu bulan sekali.

Secara konten pembahasan sebenarnya cukup bagus, misalnya peningkatan kapasitas pasukan perdamaian PBB serta sejumlah isyu internasional lainnya. Namun hal yang lebih menarik dan menjadi viral di tanah air adalah dikenakannya batik dan kain tradisional Indonesia sebagai dress code pada pertemuan tersebut.

Sekjen PBB, Antonio Gueterres misalnya, mengenakan bahan troso dari Bali dengan warna cerah. Anggota DK PBB lainnya pun seperti Jerman dan Tiongkok juga mengenakan pakaian batik. Diplomacy Batik semacam itu ternyata dapat memberi nilai lebih dalam promosi budaya Indonesia ke manca negara.

Sejalan dengan Harapan Presiden Joko Widodo saat pembukaan Musrenbangnas dua hari lalu, maka promosi budaya Indonesia dan produk Indonesia lainnya harus gencar dilakukan. Memang sejatinya, bangsa Indonesia sudah harus melakukan outward looking ekspansi ke mancanegara.

Bila hanya berkutat di dalam negeri, sudah cukup lah. Penetrasi budaya, ekonomi dan sosial politik perlu lebih digencarkan. Upaya awal adalah membangun brand agar tertanam kuat bagi khalayak mancanegara.

Soal nilai ekonomi produk penting, tetapi lebih penting membangun brand. Sebagai contoh adalah Bali. Nama Brand Bali sebagai Destinasi wisata internasional, jauh lebih kuat dibanding nama Indonesia.

Banyak orang Amerika tidak tahu dimana Indonesia. Akan tetapi sebagian besar dari mereka justru lebih mengenal nama Bali. Salah satu produk nasional yang mulai kuat brand nya di Luar Negeri adalah Mie Instant.

Ada 80 negara yang mengkonsumsi Mie Instant asal Indonesia. Ini pekerjaan puluhan tahun, bukan sehari dua hari. Demikian maka, kita ini harus terus membangun brand ke mancanegara, agar bangsa ini semakin disegani di dunia internasional.

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00