• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Penetapan Bachtiar Nasir sebagai Tersangka TPPU

9 May
09:43 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kepolisian Republik Indonesia baru baru ini menetapkan  Ketua Gerakan Nasional Pengawal  Fatwa Majelis Ulama Indonesia MUI  Ustadz Bachtiar Nasir sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang pengelolaan dana sekitar 3 milyar di rekening  Yayasan  Keadilan untuk Semua. 

Dana yang dikelola  Ustadz  Bachtiar Nasir itu  diantaranya digunakan untuk kegiatan membantu korban bencana Pidie Jaya Aceh, Bima dan Sumbawa  Nusa Tenggara Barat. Selain itu sebagian dananya juga digunakan untuk kegiatan aksi 411 dan aksi  212. Namun sebagian dana itu digunakan untuk kepentingan lain yang bertentangan dengan aturan  hukum. 

Dalam kasus ini Ustadz Bachtiar Nasir dianggap   melanggar pasal  70 junto  pasal 5 (1)  Undang Undang No 16 tahun 2001 Tentang Yayasan, melanggar pasal 56 KUHP, pasal 49 (2)  undang undang nomor 10 tahun 1998 tentang perbankan. Kemudian pasal 63 (2)  undang undang nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah dan  undang undang  no 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan Tindak Pidana Pencucian  Uang.

Penetapan tersangka Ustadz Bachtiar Nasir tentu menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat karena kasus ini sesungguhnya sudah diungkap sejak tahun 2017 lalu. Menurut Hidayat Nur Wahid  ditetapkannya  Bachtiar Nasir sebagai tersangka  lebih banyak muatan politiknya, sebab  Bachtiar Nasir adalah salah seorang inisiator Ijtima Ulama 3 yang salah satu keputusannya adalah mendiskualifikasi pasangan Capres Pilres 2019.

Berbeda dengan Wakil Presiden Jusup Kalla yang menilai penetapan Bachtiar Nasir sebagai tersangka  lebih kepada aspek hukum, siapapun yang melanggar hukum harus diproses secara hukum. Sebab hukum tidak mengenal  profesi jika bersalah ya harus dihukum.
Oleh karena itu pemerintah membentuk tim Hukum Nasional untuk mengkaji berbagai aksi yang dapat meresahkan pasca pemilu. 

Terlepas pro dan kontra terhadap penetapan Ustadz Bachtiar Nasir sebagai tersangka kasus  Tindak Pidana Pencucian Uang  tentu semua pihak harus menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Apakah benar Ustadz Bachtiar Nasir melakukan pelanggaran dengan  segala bukti yang disangkakan kepadanya atau sebaliknya Bachtiar Nasir dapat membuktikan dirinya bahwa dia memang benar tidak bersalah.

Tentang Penulis

Yanto Prawironegoro

ypn1964@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00