• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Efektivitas Caleg Berkampanye dalam Menggunakan Media

10 April
09:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Masa kampanye Pilpres maupun Pileg  tinggal 3 hari lagi. Berbagai upaya telah dilakukan melalui  media kampanye baik melalui spanduk, baleho, liflat, media cetak, elektronik dan yang tidak kalah menariknya  kampanye melalui medsos.

Biaya Kampanye  adalah hal yang paling berat dihadapi oleh calon legislatif (Caleg), sebab selain mahal juga harus benar benar tepat sasaran dan efektif hasilnya. Sebab tidak jarang seorang caleg sudah mengeluarkan biaya mahal, tapi hasilnya tidak maksimal bahkan gagal total. 

Kini ada fenomena baru Media kampanye  bukan hanya melalui pemasangan spanduk, baleho tetapi kampanye melalui media sosial, kampanye model ini banyak dilakukan oleh caleg yang  bermodal tipis karena kampanye lewat medsos dinilai lebih murah dan lebih efektif di banding kampanye model lain. 

Namun hingga kini memang belum ada survei yang  mempublish  berapa persen tingkat efektivitas kampanye lewat medsos, karena kampanye media ini  hanya berlaku bagi masyarakat yang telah melek teknologi digital dan  hanya berlaku bagi pemilih pemilih realistis  bagi masyarakat perkotaan. 

Sedangkan bagi masyarakat pedesaan  orang lebih banyak menggunakan kampanye dengan cara lain yang lebih  humanis seperti pertemuan pertemuan sosialisasi dengan membangun fasilitas sosial, sarana ibadah dan fasilitas umum serta bagi bagi sembako dan ini lebih menyentuh bagi masyarakat. Karena memang tidak perlu program yang jelas dan hebat tetapi lebih berpikir  siapa yang beri itu yang dipilih. Sedangkan bagi caleg yang menggunakan medsos tentu mereka  harus beradu program, harus jelas dan berkualitas bukan hanya janji janji manis dan menggiurkan. 

Apapun media kampanye yang dipilih caleg dalam meraup suara tentu ada kelebihan dan  kekurangannya, yang terpenting waktu yang tersisa tinggal 3 hari ini benar benar dimanfaatkan dengan baik  dan tetap menjaga etika politik yang santun, adil, damai dan demokratis.

Biarkan publik yang menentukan  sesuai hati nurani. Jangan diprovokasi dan  diintimidasi, sekaligus pembuktian media kampanye mana yang paling efektif  dalam meraih dukungan masyarakat. (Foto : Tribunenews)

Tentang Penulis

Yanto Prawironegoro

ypn1964@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00