• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

700 hari Kasus Penyidik Senior KPK Novel Baswedan

14 March
09:46 2019
1 Votes (4)

KBRN, Jakarta : 700 hari sudah penderitaan yang dialami  penyidik senior KPK Novel Baswedan akibat penyiraman air keras ke bagian mukanya  pada tsnggal 11 April 2 tahun lalu. Akibat  tindakan  orang yang  tidak punya prikemanusiaan itu, Novel Baswedan mata kanannya  mengalami kebutaan  dan mata kiri tidak dapat melihat sempurna. 

Publik terus menunggu  upaya Polisi  mencari dan menyelidik siapa pelaku penyiraman terhadap Novel Baswedan, namun hingga kini seakan harapan publik untuk mendapatkan sang pelaku  seakan sirna dan publik sedikit ragu terhadap kinerja kepolisian dalam mencari  sang aktor utama penyiraman tersebut. Padahal selama ini kemampuan Polisi Indonesia bisa dibilang mumpuni,  sebab dalam Pasal 31 ayat 2  Peraturan Kepolisian no 12   tahun 2009 juga dengan tegas disebutkan Batas Penyidikan 120 hari kerja. Sementara kasus Novel Baswedan sudah berjalan 700 hari.

Keraguan dan Ketidakpercayaan atas kinerja Tim Gabungan  POLRI dan KPK dalam mencari pelaku penyiraman Novel Baswedan. Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi mendesak Presiden Joko Widodo melalui Kepres  untuk membentuk  Tim Gabungan Pencari Fakta yang Independen  yang di dalamnya para ahli dan pakar dari berbagai profesi yang independen dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Mengapa Koalisi Masyarakat Sipil begitu  serius  mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas kasus  Novel Baswedan. Jawabnya  karena sampai saat ini kasus ini belum terungkap siapa pelaku di balik ini semua. Persoalan kedua adalah  tim gabungan  bentukan pemerintah  yang  gabungan Kepolisian dan KPK seakan stagnan tidak ada kemajuan yang sigjifikan dan yang ketiga baru baru ini Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi berdasarkan hasil investigasi  menemukan ada indikasi keterlibatan sejumlah Jenderal. 

Dalam kasus penyiraman Novel Baswedan. Jika ini benar tentu ini sangat mengenaskan. Oleh karena itu sangat wajar jika publik masih belum puas atas kinerja Kepolisian dan KPK untuk menuntaskan kasus Novel Baserdan. Kini Bola ada di tangan Presiden dan KPK  apakah laporan investigasi  Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi ini, mau ditindaklanjuti  atau tidak  laporan  tesebut hanya didiamkan saja, publik hanya bisa menunggu.

Tentang Penulis

Yanto Prawironegoro

ypn1964@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00