• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Babak Baru Indonesia Di PBB

9 February
10:45 2019
2 Votes (1.5)

KBRN, Jakarta : Mulai Januari tahun ini,  Indonesia resmi beraktifitas sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa. Bahkan pada bulan Mei mendatang,  adalah Jadwal Indonesia sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB.

Peran dan posisi Indonesia, cukup penting walau sekedar hanya menjadi anggota tidak tetap. Seperti diketahui,  ada anggota tetap yg selalu bercokol tanpa perlu dipilih, yakni Rusia,  AS,  China,  Perancis dan Inggris. Bahkan mereka memiliki hak Veto yang super absolut.

Sedangkan sejumlah negara lainnya memiliki hak menjadi anggota tidak tetap berdasarkan pemilihan. Indonesia sendiri dipilih oleh 144 anggota PBB dari syarat minimal 127 suara. Artinya,  sekali lagi,  posisi Indonesia cujup penting. Apalagi,  anggota tidak tetap lainnya adalah negara yang memiliki reputasi baik,  yakni : 1. Jerman 2. Republik Dominika 3. Indonesia 4. Belgia 5. Afrika Selatan.

Persoalannya kemudian,  bagaimana Indonesia mampu mrnjalankan peran sentralnya itu. // Salah satu isyu tradisional yang tidak pernah tuntas adalah Okupasi pendudukan Israel atas sejunlah wilayah Palestina. Ini PR serius sejak tahun 1948.

Israel Yahudi sendiri,  sebenarnya tidak pernah punya Wilayah. Mereka adalah bangsa tercerai berai di kawasan Timur Tengah,  Afrika,  Eropa dan Amerika. Pada tahun 1948, Yahudi Israel mendapat hadiah dari Inggris yang menjajah Palestina,  dengan menyerahkan wilayah tersebut kepada Israel.

Perbuatan Inggris ini sangat tidak benar,  karena di Palestina Yerussalem sebelum ini sudah ada pebduduknya,  yakni bangsa Palestina. Seandainya itu adalah wilayah kosong, mungkin masih dibenarkan.

Apalagi,  Israel terus memperluas wilayahnya dan mengusir warga Palestina dari rumah dan tanah mereka. Inilah tantangan Indonesia sesungguhnya sebagai anggota tidak tetap. Apalagi,  Indonesia sampai sekarang adalah negara yang tidak pernah mau mengakui Israel sebagai Negara.

Itu sebabnya,  paspor biru pemerintah Indonesia tidak boleh untuk berkunjung ke Israel,  sebab bagi Indonesia, sesuai amanah Mukadimah UUD 1945, Israel bukan negara,  tapi penjajah. Kita tunggu kiprah Indonesia di dalam Dewan Keamanan PBB bagi kemerdekaan Palestina secara hakiki.

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00