• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Benarkah Pemerintah akan Menerbitkan Aturan Ojek Online ?

11 January
07:19 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kehadiran Ojek Online diberbagai daerah di Indonesia, tidak dapat dihindari, meskipun angkutan jenis roda dua ini belum memiliki payung hukum yang jelas, apakah masuk dalam kategori angkutan umum penumpang atau barang.

Akan tetapi, kehadiran kehadirannya ditengah-tengah masyarakat, sangat membantu dan dibutuhkan apalagi mereka yang tinggal di perkotaan. Gojek online tidak hanya memberikan pelayanan bagi penjemputan dan pengantaran saja, tetapi juga digunakan untuk penjemputan dan pengantaran barang. Termasuk berbagai layanan lainnya, yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pelanggannya.

Sayangnya, Pemerintah hingga saat ini, belum menerbitkan payung hukumnya. Alasannya, Ojek online, tidak masuk dalam kategori angkutan umum sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Perlu dipahami bahwa, sepeda motor merupakan kendaraan perorangan sehingga dari aspek keselamatan harus diperkuat, karena motor sebagai penyumbang kecelakaan terbesar.

Ada tiga hal penting yang, perlu mendapat perhatian dari Pemerintah. Pertama, dari aspek teknis, kendaraan roda dua atau motor perlu memiliki teknis kendaraan yang baik untuk menjadi angkutan umum. Kedua, terkait dengan pengemudi ojek online. Pengemudi sering dinilai lalai mengikuti peraturan dan merugikan pengguna. Ketiga, ojek online memiliki kebiasaan mangkal dimana-mana, yang bisa menambah kesemrawutan jalan.

Saat ini, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sedang menggodok aturan untuk ojek online. Langkah ini dilakukan setelah Kemenhub mengeluarkan aturan untuk taksi online.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi, aturan ojek online itu dibuat untuk menyelesaikan setiap kendala yang terjadi di pengemudi ojek online, termasuk soal tarif. Kita berharap, aturan yang akan diterbitkan Pemerintah, tidak saja menyangkut keselamatan pengemudi, perlu juga dipikirkan, perlindungan terhadap konsumen atau pengguna jasa, jika terjadi kecelakaan. (Foto : Kaskus)

Tentang Penulis

Rahman Rifai

Redaktur Senior RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00