• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Angin Kencang masih Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia

2 January
11:10 2019
1 Votes (4)

KBRN, Jakarta : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menghimbau kepada  masyarakat untuk berhati hati dan waspada terhadap angin kencang  yang  dapat mengancam keselamatan manusia. 

Berdasarkan pantauan BMKG pada  tanggal 31 Januari 2018  BMKG mendapatkan data bibit silkon pada angka 97 W di Laut Cina Selatan dengan kecepatan  angin 20 knot,  sementara di  Teluk Carpetaria Australia  sebelah selatan Papua  bibit Silkon mencapai 95 P dan 96 S di  Samudra Hinda atau Laut Jawa dengan kecepatan angin 25 knot. 

Pertanyaannya mengapa BMKG sampai menghimbau  masyarakat untuk berhati hati dan waspada sebab  dengan kecepatan angin tersebut sangat membahayakan  dan diperkirakan  akan menjadi siklon tropis selama 48  Jam ke depan.

Hal ini dapat menimbulkan angin kencang, gelombang tinggi, hujan lebat di beberapa daerah di Indonesia. Akibat  Siklon Tropis  daerah daerah yang berpotensi  angin kencang diantarnya Kepulaun Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur bagian Utara, Kalimantan dan Maluku. Sedangkan daerah yang berpotensi hujan lebat disertai petir  Sumatera Barat, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Papua dan Papua Barat.

Selain bahaya angin kencang juga masyarakat harus tetap wasapada terhadap  gempa yang terus  terjadi meski  belum sampai pada level tsunami,  namun setidaknya ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat. 

Oleh karena itu sudah sepatutnya publik harus terus memperhatiakan  instruksi dari BMKG jangan terjebak dengan isu isu hoak yang sangat menggannggu  stabilitas  sosial, politik dan stabilitas keamanan. 

Terhadap  bencana yang telah terjadi seperti  di  Lombok, Palu Donggala dan  Selat Sunda  baru baru ini, mari kita bersatu saling bahu membahu, membantu  korban yang terkena musibah dengan segala kemampuan yang kita miliki baik harta, tenaga maupun pikiran  untuk mengurangi beban yang mereka rasakan.

Tentang Penulis

Yanto Prawironegoro

ypn1964@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00