• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pengaturan Skor Pertandingan Sepakbola Indonesia

27 December
09:38 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Dunia sepakbola Indonesia kembali memiliki catatan kelam di tahun 2018. Prestasi sepakbola Indonesia sepanjang tahun 2018  kurang menggembirakan di Asian Games hanya sampai babak penyisihan. Piala Asia usia 16 dan  usia 19  juga harus puas pada  babak kedua  dan gagal melangkah ke semifinal. 

Namun yang paling  memperihatinkan dunia sepakbola Indonesia, kompetisinnya dinodai dengan isu adanya pengaturan skor dalam  kompetisi Liga 2. 
Mencuatnya kasus pengaturan skor ini berawal dari
Pertandingan  Madura FC  melawan PSS Sleman pada pertandingan liga 2. Salah seorang anggota Esco PSSI  Hidayat menelpon  Manager Madura FC  Januwar Herwanto diminta mengalah dari PSS Sleman. 

Sesungguhnya kasus pengaturan skor pertandingan  bukan yang pertama kalinya terjadi di dalam sepakbola Indonesia.   Ini juga terjadi pada tahun 1962  yang melibatkan sejumlah pemain nasional  diantaranya  Elyas Hadede, Pieche Timsela, Omo Suratmo, Wowo Sunaryo  dari Persib, Jon Simon, Manan, Rasyid Dahlan ketiganya dari PSM dan Anjiek Ali  Nurdin dari Persebaya. 

Kemudian tahun 1988 kita kenal sepakbola gajah, ketika itu Persebaya kalah 0-12 dari Persipura dengan alasan politik. Dan ini dibuktikan  oleh mantan Ketua Komisi Wasit Jafar Umar kala itu bahwa pengaturan skor melibatkan petinggi PSSI. 

Terjadinya kasus kasus pengaturan skor ini  menciderai sepakbola Indonesia  yang hingga kini belum mampu diberantas  karena melibatkan orang orang kuat termasuk para pebjudi bola dari luar Indonesia.

Pertanyaannya mampukah oknum oknum yang terlibat kasus pengaturan  skor dalam kompetisi sepqkbola dapat dituntaskan ?

Satgas Antimafia Bola Polri  telah memanggil sejumlah orang  yang dianggap mengetahui kasus ini untuk dimintai keterangannya, diantaranya Sekjen PSSI  Ratu Tisya, Manager Madira FC   Januear Herwanto, Dirut PT Liga Indonesia Baru Berlington Siahaan. Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia Richad Sambera dan Sekjennya  Andres Marbun dan terakhir Sesmenpora  Gatot S. Dwabroto.

Kita semua berharap penanganan kasus judi skor sepakbola ini dapat diungkap sampai ke akar akarnya. Siapa sesungguhnya yang terlibat  dalam  permainan kotor ini ? Jika nantinya benar ada pihak pihak yang  terlibat harus  diproses secara hukum dan mendapatkan sangsi berat. 

Kini publik sepakbola  di tanah air   menaruh harapan besar kepada Satgas Mafia Bola Polri untuk mengungkap kasus ini secara profesional demi kejayaan sepakbola Indonesia di masa mendatang.

Tentang Penulis

Yanto Prawironegoro

ypn1964@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00