• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

OTT KPK Tembus Dunia Peradilan

29 November
19:40 2018
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Penegakan hukum dakam kasus dugaan korupsi di negara ini tampaknya tidak berjalan baik. Hal ini bisa kita lihat dengan masih banyaknya pejabat atau aparat hukum yang berani melakukan korupsi. 

Kemarin misalnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pejabat di tingkat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan barang bukti uang yang jumlahnya fantastis. 
Fakta ini harus dipahami secara lebih luas bahwa pemberantasan korupsi yang dilakukan selama ini tak memberikan dampak apa-apa. Karena itu, pemerintah dan aparat penegak hukum harus memikirkan lagi cara yang efektif dan komprehensif dalam penegakan hukum kasus korupsi. 

Namun, jika kita mau mengkaji lebih jauh, OTT KPK tersebut juga menegaskan bahwa penegakan hukum yang selama ini dilakukan aparat hukum terutama KPK selama ini sama sekali tidak memberikan efek jera bagi masyarakat.

Para oknum pejabat atau aparat hukum masih saja berani dengan leluasa menggarong uang negara atau menerima suap demi memuluskan proyek tertentu. Korupsi seakan sudah mendarah daging dan menjadi budaya yang semakin tak terkontrol. 

Pertanyaannya mengapa aparat hukum masih berani melakukan korupsi?  Apa yang salah dengan dunia peradilan kita ? Padahal  Komisi Yudisial-KY dan Mahkamah Agung  mengaku selama ini telah melakukan pembinaan kode etik pada hakim secara terus menerus. KY juga terus menelaah adanya pengadilan terindikasi melakukan pelanggaran hukum, termasuk Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

Korupsi memang sudah masuk ke segala lini kehidupan bernegara mulai di daerah hingga ke pusat. Sungguh memprihatinkan, sungguh berantakannya benteng peradilan di Indonesia. Karena  pada kenyataannya ketiga lembaga hukum yakni  KPK, Polri dan Kejaksaan tidak mampu berbuat banyak dalam melenyapkan kejahatan korupsi. Korupsi tetap saja marak terjadi. KPK hanya seperti pemadam kebakaran. Tangkap di sini, muncul di sana dan seterusnya.

Fenemona tersebut memang memerlukan kajian mendalam. Sudah seharusnya pemerintah melakukan terobosan baru dalam memberantas korupsi. Ada banyak analisa mengapa para penegak hukum kita tak mampu melenyapkan korupsi. Kenyataannya  korupsi masih menjadi ancaman serius bagi bangsa ini dan memerlukan solusi yang sangat prioritas  agar bangsa ini bisa maju dan sejahtera.

Tentang Penulis

Besty Charmin Simatupang

Redaktur Senior Pro3 RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00