• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Persepsi Aparatur Sipil Negara Mengenai Pancasila

19 November
14:08 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Survey sebuah lembaga penelitian Alvara dikutip oleh Direktur Jenderal  Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Mayjen (Purn) Soedarmo. Survey yang dilakukan Alvara menyebut 19,4 pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia tidak setuju dengan ideologi Pancasila. Menurutnya, penolakan terhadap Pancasila di kalangan pegawai negeri tersebut jadi penyebab lemahnya ketahanan nasional. Survey lembaga penelitian tersebut juga mendapatkan beberapa indikasi menarik mengenai sikap ASN terhadap isyu global. 

Sejumlah ASN merasa lebih dekat untuk memberikan kontribusi kepada perjuangan palestina dibandingkan untuk berkontribusi kepada masyarakat di kawasan Indonesia Timur. Ada juga sejumlah Aparatur Sipil Negara yang terindikasi dekat dengan LDII dan HTI.  Data survey tersebut memang tidak mewakili seluruh ASN,  sebab dilakukan hanya pada beberapa kota besar seperti Medan,  Bandung dan Semarang. 

Data indikasi ASN yang memiliki pemhaman tidak lazim bagi seorang ASN juga sebenarnya tidak besar, sebab respondenya hanya seribu 200 orang. Namun demikian,  data pada survey tersebut cukup menjadi indikasi yang terjadi pada persepsi sejumlah ASN. Indikasi ini tidak mungkin terjadi dengan sendirinya, sebab suatu pemahaman biasanya dipengaruhi oleh interaksi dengan pihak lain. Selain itu,  proses interaksi tersebut tidak mungkin juga terjadi hanya satu atau dua kali. Dapat lebih dari itu. 

Dalam konteks ini maka peran pemerintah untuk lebih fokus pada pembinaan ASN menjadi penting. Pembinaan seperti ini dapat dilakukan secara struktural dan kuktural.  Di sini perlu pula menyoal strategi penerapan program Nawacita dan peran BPIP yang belum optimal. Sampai sekarang saja,  Bada Pembina Ideologi Pancasila belum memiliki Kepala definitif sejak pengunduran diri Yudi Latif. 

Pemerintah,  antara lain BPIP, harusnya punya program lebih masif untuk menjawab hasil survey Alvara.  Suatu strategi diseminasi pemahaman harus komprehensif dan sistematis dan sifatnya gradual.  Bila ASN menjadi faktor dominan,  maka kinerja BPIP dan instansi terkait dapat diarahkan ke sana. 

Karena itu sekali lagi perlu dipahami, bahwa perubahan sebuah persepsi akan dapat terjadi bila dilakukan secara komprrhensif. Survey Alvara adalah suatu indikasi yang perlu segera dijawab pemerintah. 

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00