• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Meski Jauh dari Layak , UMR 2019 Diharapkan Mampu Mencukupi Kebutuhan

1 November
08:48 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Hari ini pemerintah akan mengumumkan upah minimum Propinsi atau UMP se Indonesia.  Masalah berapa kenaikan upah minimum propinsi, bahkan kota dan kabupaten memang terkadang menjadi sebuah polemik antara dua kubu yakni buruh dan Pimpinan daerah setempat bahkan pengusaha. 

Kecenderungannya  memang semua buruh di Indonesia menuntut kenaikan UMR  yang tinggi dengan alasan UMR yang mereka terima saat ini tidak layak. Dasar kenaikan UMR  meliputi banyak aspek salah satunya adalah adanya kenaikan pendapatan daerah dengan banyaknya Industri, semakin banyak indsutri maka UMR akan lebih tinggi kenaikanya karena pendapatan daerah akan meningkat. 

Untuk Propinsi DKI Jakarta misalnya Gubernur Anies Baswedan  memiliki kebijakan dengan memberikan subsidi yang akan diberikan kepada  buruh dengan penghasilan UMP plus 10 persen saja. Subsidi itu berupa anak buruh akan mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP). 

Untuk memudahkan pendataan dan penerima subsidi Pemprov DKI telah bekerja sama dengan 38 federasi buruh di Jakarta. Jika kita mengacu kenaikan UMP 2019 sebesar 8,03 persen maka besaran UMP 2019 DKI Jakarta akan mendekati angka Rp 4 juta atau sekitar Rp. 3.940.972.

Pertanyaannya sudah layakkah UMR yang buruh terima saat ini? Jawabnya pasti belum. Maklum buruh juga manusia yang jika memang ditanya dengan ukuran kepuasan dan kelayakan, pasti jawabnya akan selalu belum layak. 

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai UMP yang ada memang belum mencukupi, sehingga hal ini harus menjadi perhatian para pengusaha agar bisa mempersiapkan keuangannya guna membayar gaji pekerjanya. 

Terlepas dari cukup atau tidak Pembayaran UMR, kita hanya menghibau pemerintah setempat untuk mempertimbangkan beberapa hal penting dalam menetapkan besaran UMR yaitu tentang kebutuhan sandang pangan dan papan serta hal lainnya.

Oleh karena itu, kenaikan UMR sangat mempengaruhi keadaan ekonomi pada suatu negara, baik itu tentang pengaruh positif dan pengaruh negative. Hendaknya pemberian upah haruslah adil dan bermanfaat agar dampak negative dari kenikan UMR data diminimalisir.. 

Kita berharap Semoga upah yang diterima saat ini tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari meski UMP 2019 yang diputuskan pemerintah tidak sesuai dengan harapan mereka.  (Foto : Antara)

Tentang Penulis

Besty Simatupang

rri.co.id

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00