• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh di Perairan Tanjung Karawang Jawa Barat

30 October
07:53 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Dunia  penerbangan Indonesia  kembali berduka  dengan  terjadinya musibah jatuhnya Pesawat  Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang  setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta  pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2018   pukul 06.20 WIB di Perairan Kerawang Jawa Barat. 

Musibah jatuhnya pesawat  Lion  Air  JT 610  ini menambah panjang kecelakaan pesawat selama tahun 2018. Pada tanggal  29 April 2018 Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 892 tergelincir di Bandar Udara Djalaluddin Tantu, Gorontalo. Sebanyak 174 penumpang dan tujuh kru pesawat dinyatakan selamat dari peristiwa ini kemudian pada tangal  12 Agustus 2018 Pesawat jenis Pilatus Porter milik PT Martha Buana Abadi ditemukan hancur di Gunung Menuk, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.  Akibat kecelakaan ini, 8 orang dinyatakan meninggal dunia dan 1 orang dinyatakan selamat.Tangal 10 Oktober 2018, pesawat Cessna Caravan 208EX-PK-JBR milik PT Jhonlin Air tergelincir di Bandar Udara Beoga, Papua. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Tanggal  21 Oktober 2018 Pesawat Wings Air dilaporkan menabrak ground handling equipment atau towing tracktor di landasan Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pesawat berjenis ATR 72-500 PK-WFT terbang dari Tanjung Karam menuju Halim. Akibat insiden ini, pesawat tidak jadi diterbangkan dan  yang baru saja terjadi  pesawat Lion Air JT 610 yang   membawa sebanyak  178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, dan 2 bayi. Sementara untuk awak pesawat berjumlah tujuh orang jadi jumlah keseluruhan  Penumpang Lion Air JT 610 yang Jatuh 189 Orang.

Musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tentu membawa duka yang amat dalam  bagi bangsa Indonesia khususnya para keluarga korban. Yang menjadi pertanyaan apa penyebab terjadinya  kecelakaan pesawat   tersebut  tentu saat ini pihak yang berwenang terus melakukan penyellidikan penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Namun yang paling penting bagaimana proses evakuasi korban yang harus lebih diutamakan sebab ini menyangkut nyawa manusia. 

Kiranya pemerintah  dalam hal ini Basarnas dan pihak lain yang terkait  agar terus melakukan pencarian korban  sampai ditemukan seluruh korban  penumpang pesawat LION AIR JT 610. 

Selain itu juga kepada seluruh Masyarakat  untuk menyikapi musibah ini  sebagai  pelajaran berharga jika memang nantinya ditemukan ada kesalahan tehnik atau kesalahan manusia sehingga di masa mendatang tidak lagi terjadi kecelakaan yang sama  dan yang tidak kalah pentingnya  semua pihak dapat menerima  kecelakaan ini sebagai ujian bagi manusia  dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Jangan musibah ini dijadikan  ejekan,atau  candaan yang dapat memperkeruh suhu  politik  yang  terjadi saat ini.

Tentang Penulis

Yanto Prawironegoro

ypn1964@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00