• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Presiden Joko Widodo Resmi Menggratiskan Tarif Tol Suramadu

29 October
09:08 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Hari hari ini, bisa jadi adalah hari bahagia bagi masyarakat Madura. Kebahagiaan itu karena jalan jembatan tol Suramadu dapat dilewati secara gratis. Dulu pernah tarifnya 30 ribu per kendaraan. Lalu turun jadi 15 ribu rupiah. Terakhir adalah gratis alias tidak perlu keluar uang. 

Ini adalah kebijakan Pro Rakyat pemerintahan Joko Widodo. Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat mempertanyakan kebijakan penggratisan tarif jalan tol Suramadu. Bahkan sejumlah politisi juga menyoal kebijakan jalan tol gratis ini. 

Para Politisi yang ada di kubu Prabowo Sandiaga Uno menyebut bahwa kebijakan Tol Gratis Suramadu adalah untuk merebut hati warga Madura dalam Pilpres tahun depan, sebab pada Pemilihan Presiden Tahun 2014 Joko widodo kalah di Madura. Namun tudingan itu ditepis pihak pemerintah. Pemerintah menyebut bahwa Tol Gratis ini untuk meningkatkan pembangunan di Madura. 

Tudingan dan argumen yang disampaikan adalah wajar. Akan tetapi seharusnya pihak yang menuding perlu menyampaikan dengan dasar bukti yang kuat. Ini penting, agar tidak terjadi tudingan tanpa alasan jelas. Memang dalam satu tahun terakhir ini, pemerintahan Joko Widodo terus memberikan kebijakan Pro Rakyat.  

Ini adalah bagian dari komitmen mensejahterakan rakyat. Pihak oposisi tidak boleh selalu mengkritisi. Kebijakan Dana Kelurahan misalnya, itu juga kebijakan pro Rakyat. Bila kebijakan itu terkesan populis dan dilakukan pada periode tahun politik, maka statusnya hanyalah kebetulan semata. 

Sebelumnya, Pemerintah juga pernah membatalkan kenaikan BBM premium. Semula dinaikkan, lalu dibatalkan. Maka kebijakan itu juga atas pertimbangan kepentingan rakyat. Memang anggaran negara banyak dihabiskan untuk subsidi, akan tetapi, ada pos lain yang masih dapat dialokasikan. 

Di sini, jelaa sekali, kebijakan tersebut adalah pro rakyat untuk kestabilan pembangunan.  Sebagai Presiden dan sebagai petahana, adalah wajar bila Presiden Joko Widodo memiliki banyak keuntungan.  Tapi semua itu adalah untuk rakyat.

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00