• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Demi Alasan Apapun Jangan Menjarah Lagi

3 October
07:40 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Gempa dan Tsunami yang meluluhlantakan Donggala, Palu, dan Sigi memunculkan berbagai dampak secara pycologis.  

Mulai dari rasa trauma yang mendalam, hingga perbuatan yang menjurus ke arah melanggar hukum.

Ketakutan ketakutan itu bisa kita pahami, dan kita sikapi sebagai bentuk rasa kekhawatiran hidup yang terancam. 

Bantuan yang masih belum sepenuh nya menjangkau semua wilayah terdampak bencana membuat kekhawatiran mendalam, sehingga aksi nekat warga di pengungsian yang tidak mampu menahan napsu lapar tidak dapat dicegah lagi, warga menjarah.  

Kabar yang beredar melalui  foto-foto dan video  warga di Kota Palu terlihat warga mulai menjarah di sejumlah toko perbelanjaan. Warga juga mencoba membuka paksa sejumlah toko untuk mengambil bahan pokok, seperti makanan, minuman, hingga pakaian.  

Menkopolhukam Wiranto yang menyaksikan langsung peristiwa penjarahan itu, secara langsung  menepis kabar dan informasi mengenai tindakan warga Palu dan sekitarnya yang menjarah toko-toko hingga minimarket di sana. Wiranto tidak sepakat apabila tindakan warga yang terkena musibah itu disebut penjarahan, Ia menyebut pengambilan barang karena terjadi di situasi darurat.  

Tapi bagaimana dengan SPBU yang juga diserbu warga, dan mengambil paksa BBM langsung dari gudang tangki BBM, Menjarah ATM apakah dapat di benarkan.? Dengan alasan warga korban gempa sangat membutuhkan semua kebutuhan hidup ?  

Jawabnya atas nama dan alasan apapun, mengambil yang bukan haknya adalah perbuatan melanggar hukum.  

Meski akhirnya pemerintah bersepakat untuk membuka minimarket yang ada di lokasi terdekat dari pengungsian warga dan membaginya kepada masyarakat terdampak. Dan kemudian nantinya, semua barang-barang yang diperuntukkan kepada warga akan diganti oleh pemerintah. Kita apresiasi langkah cepat pemerintah tersebut.  

Maka kita mendorong pemerintah, agar sesegera mungkin memasok lebih banyak dan lebih sering lagi berbagai bantuan ke lokasi bencana.entah itu yang berkaitan dengan kebutuhan primer warga atau kebutuhan sekunder, khususnya untuk bayi,balita dan perempuan yang jelas jelas harus terpenuhi kebutuhan hidupnya.  

Semoga Ke depan Tidak ada lagi penjarahan, tidak ada lagi warga yang dengan alasan apapun memanfaatkan situasi dan kondisi bencana untuk melakukan hal hal yang bertentangan dengan hukum.  

Kita juga berharap Aparat keamanan yang diterjunkannya  di wilayah gempa bisa menjaga dan mengamankan berbagai alat alat vital milik negara  serta juga dapat menjaga proses pendistribusian bantuan ke warga dipastikan   berjalan lancar dan tertib.

Tentang Penulis

Besty Simatupang

rri.co.id

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00