• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Peta Politik Pencalonan Presiden Pasca Kesediaan Prabowo Menjadi Capres

13 April
10:25 2018
2 Votes (3)

KBRN, Jakarta: Peta perpolitikan Indonesia kembali menghangat pasca permintaan kader Partai Gerindra mengusung Ketua Umumnya Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2019 diterima sang Ketua Umum dengan kesediaan untuk dicalonkan sebagai calon Presiden pada Pilpres 2019, meskipun Partai ini sadar diri tidak dapat maju sendiri karena ketentuan presidential threshold. Mau tidak mau Gerindra masih harus mencari teman koalisi Partai lain untuk mewujudkan keinginan kadernya.Sementara calon petahana, Jokowi yang jelas diusung  PDIP, sudah memetakan secara pasti partai yang kembali mendukungnya dalam Pilpres 2019, diantaranya Nasdem dan Golkar.

Koalisi Indonesia Hebat   yang saat ini merupakan koalisi partai PDI Perjuangan, PKB, PAN, Hanura, Nasdem, Golkardan PPP, akan berhadapan kembali dengan Koalisi Merah Putih yang hanya beranggotakan Gerindra dan PKS, sedangkan Partai Demokrat dan PBB menjadi kekuatan yang belum diketahui arahnya secara pasti. 

Disisi lain hadirnya partai partai baru yang lolos mengikuti Pilpres 2019 seperti PSI, Perindo, Berkarya, dan Garuda , sudah pasti akan menjadi rebutan di Pilpres 2019 untuk berkoalisi dengan siapa. Ditambah lagi berbagai kemungkinan, munculnya calon baru untuk Presiden,  dan calon Wakil Presiden yang akan disandingkan dengan Calon Presiden, sangat memungkinkan berkurangnya Partai pendukung Koalisi Indonesia Hebat.

Koalisi pertarungan antara dua Capres yang sudah muncul di masyarakat dan percaturan politik Indonesia  untuk 2019, jelas bisa berubah, jika tawar menawar calon wakil presiden untuk masing masing calon dari partai partai lain tidak terakomodir kedua kubu calon presiden. Artinya, ada kemungkinan munculnya koalisi baru diantara Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih yakni koalisi ketiga dan seterusnya, dengan mengusung calon baru yang lain.

Elektabilitas masing masing yang sudah muncul, dikalangan politisi, pengamat dan juga di mata mata masyarakat, tidak dapat dipungkiri sudah cukup tinggi, disisi lain, sah sah saja ada keinginan pribadi pribadi lain yang juga ingin maju sebagai calon Presiden atau wakil presiden.

Polemik yang sempat muncul dan menghangat tentang Presiden 2019, nampaknya sudah mulai kembali tenang pasca deklarasi Prabowo maju sebagai calon Presiden. Kini yang menghangat adalah siapa calon wakil presiden yang akanmuncul. Politik memang aneh, tidak dapat diprediksi dengan mudah, hanya mudah mudahan yang diinginkan rakyat Negara ini dipimpin oleh seorang pemimpin yang mengerti, memahami, peduli terhadap rakyat dan negaranya.

Masih cukup waktu bagi yang lain mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden, masih cukup waktu bagi partai partai mengatur koalisi, tetapi tetap saja harus berhitung dengan presidential threshold dan elektabilitas calon yang akan diusung.

Rakyat hanya berharap, adanya pemilu yang aman, damai, jujur, bebas dan rahasia dengan hasil pemimpin pilihan rakyat.
(Sumber Foto: Kabar24bisnis)

Tentang Penulis

Agung Susatyo

Redaktur Senior RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00