• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pemerintah Sangat Serius Menata Pengelolaan Kendaraan Bermotor di Tanah Air

8 March
08:39 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Ada banyak persoalan di jalan raya. Mulai dari ketidak teraturan pengguna jalan, ugal-ugalan, disiplin berlalu lintas, jalan yang semakin padat dan macet hingga bisnis trilyunan rupiah di tengah jalan.

Salah satu yang luar biasa adalah digitalisasi. Digitalisasi adalah satu keniscayaan. Satu hal yang pasti terjadi. Digitalisasi akan mengalahkan yg manual dan konvensional. Termasuk Taksi online. 

Bisnis taksi dan kendaraan online lainnya telah mencapai angka pasar trilyunan rupiah. Sejumlah perusahaan  besar transportasi telah nyaris tumbang akibat digitalisasi sektor tranaportasi ini. 

Menariknya, digitalisasi memberi untung satu pihak, yakni konsumen, akan tetapi membunuh yang lainnya. Taksi dan ojek online telah menggerus bisnis taksi konvensional. Sementara penjualan barang melalui online telah memggerus gerai departmen store yg sebelum ini sangat berjaya. 

Karena itu, digitalisasi tidak mungkin ditangkal atau ditolak. Namun, yang online itu harus tetap diatur agar tidak liar. Bila tidak diatur akan terjadi disruption. Meminjam istilah yang dipopulerkan Rhenald Kasali. Salah satu aturannya adalah Uji KIR bagi taksi online.  

Sikap RRI adalah mendukung pengaturan tersebut. Ini penting,  Walau kesannya memaksa dan mengekang, namun aturan harus ditegakkan, termasuk utk kendaraan umum online. Nantinya, semua yg online juga harus diatur. Juga jual beli online dan berita online pun harus diatur secara detail. 

Kehadiran online, harusnya menjadi alternatif bagi industri yg lain, dan bukan sebagai pembunuh yg lain. Negara memiliki hak untuk memgatur. Aturan tentang KIR kendaraan online sebagai transportasi adalah kewajiban yang sama bagi semua kendaraan angkutan umum. 

Demikian maka, sejatinya pemerintah memggunakan kuasanya untuk mengatur hal yang online serta hal lainnya demi kemaslahatan umum. Tidak perlu ragu melakukan penindakan, bila yang ditindak memang bersalah.
(Sumber Foto: Balapatti)

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00