• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Pernikahan Kahiyang - Bobby Dapat Menjadi Momentum Kebangkitan Pelestarian Budaya Nusantara

8 November
08:19 2017
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan calon suaminya, Muhammad Bobby Afif Nasution pada hari ini Rabu, 8 Nopember 2017 menjalani akad nikah, dilanjutkan  acara  resepsi  pada siang dan malam harinya di Solo.

Dua budaya yang bertemu dalam satu mahligai pernikahan  Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution telah menjadi perhatian luar biasa, bukan hanya bangsa Indonesia, namun juga dunia internasional.

Puluhan wartawan asing dan ratusan media dalam negeri  meliput dan mengabadikan prosesi panjang yang dijalani  Kahiyang Ayu, dan Muhammad Bobby Afif Nasution, karena semuanya diwarnai dengan  beragam  budaya, adat istiadat,  tradisi Jawa dan budaya Batak.

Acara   pernikahan Kahiyang-Bobby dapat dikatakan sebagai momentum kebangkitan budaya dan  mempromosikan pelestarian budaya Nusantara.

Prosesi  pernikahan dengan tradisi Jawa telah dimulai dengan Wilujengan, yaitu mempertemukan kedua mempelai dengan orang tua mereka.

Wilujengan itu memiliki arti permohonan doa dan harapan ke calon pengantin agar acara pernikahan berjalan lancar dan bisa membangun rumah tangga dengan baik.

Selain itu, juga ada prosesi pemasangan bleketepe, tuwuhan dan  siraman yang menggunakan air dari tujuh sumber,  untuk siraman kepada kedua calon pengantin.

Dalam tradisi adat Jawa, juga ada   prosesi sadeyan  atau jualan dawet dan acara midodareni yang dilangsungkan pada malam hari, sebagai prosesi simbolisasi  kesiapan kedua mempelai untuk membangun rumah tangga, agar pengantin diberi kesucian lahir  dan batin.

Sebagaimana diketahui,  sebagian besar masyarakat Jawa masih menjalankan prosesi-prosesi seperti itu  saat akan menikah.

Seluruh prosesi dilangsungkan bertujuan  untuk memberikan dukungan moril, doa, dan harapan dari orang tua hingga kerabat kepada kedua mempelai.

Sementara itu, momentum menjelang pernikahan Putri Presiden Joko Widodo juga memberikan warna tersendiri, dimana Sebuah situs bersejarah di Warungboto, Yogyakarta belakangan namanya mendadak mencuat ke permukaan.

Hal itu terjadi usai Kahiyang Ayu, bersama Bobby Nasution, melakukan pemotretan pranikah di   sebuah  petilasan yang mulai dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I dan pembangunannya dilanjutkan pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono II.

Bukan hanya situs bersejarah yang mendapat perhatian luar biasa, tetapi juga pakaian adat Jawa dan Batak yang menjadi sorotan dunia, berarti juga dapat menjadi momentum promosi produk kerajinan Indonesia.

Tentunya kita berharap agar masyarakat tetap mencintai dan melestarikan budaya masing-masing, karena kita tidak  ingin perkembangan zaman melunturkan budaya dan adat di Nusantara.

Melalui pelestarian adat dan budaya dapat merekatkan kita sebagai bangsa yang BerBhinneka Tunggal Ika berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Indonesia memiliki kekuatan akar budaya yang telah menjadi perekat rasa persatuan dan kesatuan nasional. Keberadaan berbagai macam suku, adat dan budaya yang ada di Indonesia jika terpelihara dengan baik akan menjadi kekuatan yang tidak dimiliki oleh bangsa-bangsa lain di dunia.

Dengan  kekuatan budaya yang dijaga secara terus menerus dan melalui momentum pernikahan Kahiyang-Bobby dapat menjadi salah satu contoh  perekat bangsa yang luar biasa.

Selamat menempuh hidup baru   Kahiyang Ayu - Bobby Nasution, semoga menjadi keluarga yang sakhinah, bahagia lahir dan batin serta menjadi panutan generasi milenea Indonesia. (Alit/ARN)

Tentang Penulis

Ida Bagus Alit Wiratmaja

Redaktur Senior

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00