• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Antisipasi Penyebaran Corona, PT KAI Kurangi dan Tiadakan Sejumlah Perjalanan KA

27 March
08:38 2020
1 Votes (5)

KBRN, Madiun : PT KAI membatalkan sejumlah perjalanan KA serta mengurangi relasi perjalanan kereta hingga 19,4 persen. Tujuannya untuk mengurangi mobilitas masyarakat guna menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, sejumlah jadwal KA yang dibatalkan adalah KA yang memiliki jadwal alternatif. Alasannya agar penumpang memiliki pilihan jadwal keberangkatan lain jika tetap memutuskan untuk bepergian. Ixfan menyebut, untuk KA yang melintas di Daop 7 Madiun, ada dua KA yang perjalanannya dibatalkan seluruhnya, yakni KA Logawa dan KA Gaya Baru Malam Selatan mulai 1 April hingga 17 Juni 2020.

Sedangkan beberapa KA yang mengalami pengurangan relasi di antaranya KA Argo Wilis, KA Turangga, KA Malabar dan KA Mutiara Selatan. Jika sebelumnya empat KA tersebut berangkat dari Jawa Timur tujuan akhir Jakarta, baik Stasiun Pasar Senen maupun Stasiun Gambir, mulai 25 Maret hingga 17 Juni nanti, berhenti sampai di Stasiun Bandung.

“Sesuai arahan pemerintah bahwa PT KAI harus mengurangi jadwal perjalanan dan mengurangi relasi dalam rangka mencegah penyebaran virus corona,” ungkap Ixfan, Jum’at (27/3/2020).

Ixfan menjelaskan, terkait pembatalan dan perubahan relasi beberapa KA tersebut, PT KAI akan menghubungi calon penumpang yang jauh hari telah memesan tiket KA melalui cal center 121. Penumpang akan dialihkan ke KA lain dan mendapat kelas yang sama atau lebih tinggi tanpa ada penambahan biaya. Sebaliknya, jika dialihkan kemudian mendapat kelas yang lebih rendah, maka PT KAI akan memberikan biaya pengembalian dari selisih harga tiket yang dibeli, jika penumpang telah sampai di stasiun kedatangan.

Hanya saja, batas waktu pengembalian biaya diterapkan hanya tiga hari dari tanggal yang tertera di tiket. Sedangkan juka penumpang tidak berkenan dialihkan dan memilih membatalkan perjalanannya, maka biaya tiket akan dikembalikan penuh 100 persen. Ixfan menghimbau masyarakat, jika tidak pada keperluan penting untuk bepergian menggunakan moda transportasi KA, mereka dianjurkan untuk tetap dirumah saja.

“Tapi kalau memang harus naik kereta api maka harus melakukan aturan yang ada di stasiun maupun diatas KA. Contohnya menerapkan social distancing atau jaga jarak antara penumpang yang satu dengan yang lainnya,” imbuhnya.

Seperti diketahui secara keseluruhan, PT KAI mengurangi perjalanan sebanyak 103 perjalanan KA setiap harinya mulai 2 April 2020. Dari sebelumnya 532 KA per hari menjadi 429 KA per hari. Rinciannya 182 KA jarak jauh dan 247 KA lokal per harinya. Pengurangan jumlah perjalanan KA itu dilakukan bertahap. Tahap pertama sejak 21 Maret, tahap kedua 26 Maret dan tahap tiga 1 April 2020.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00