• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pasien Meninggal di RSUD Bahtermas Kendari Bukan Positif Corona

25 March
13:43 2020

KBRN, Kendari : Salah seorang Pasien asal Kabupaten Kolaka yang meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kendari pada Senin 23 Maret 2020, bukan pasien positif Corona (Covid-19) seperti yang diberitakan media massa maupun media sosial yang beredar di masyarakat.

Dijelaskan, pasien yang meninggal itu statusnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) karena radang paru-paru atau Bronkopneumonia salah satu jenis pneumonia yang disebabkan oleh bakteri atau jamur pada paru-paru.

Pneumonia berat, mulai sesak napas, pasiennya ngap-ngapan ininya oksigennya kalau diukur di satu rasinya,” terang dr Sjarif Subijakto kepada awak media di Kendari, Rabu (25/3/2020). 

Ditanya apakah jenazah tersebut dipastikan aman dari wabah virus corona meski masih dalam status PDP, dr. Sjarif mengatakan, sesuai aturan protokol penanganan jenazah seyogyanya mengacu pada protokol penanganan jenazah yg telah dikeluarkan WHO, namun pihak keluarga menolak dan bertandatangan penolakan.

Akhirnya solusi terakhir adalah jenazah dibungkus plastik kedap, supaya tidak ada cairan tubuh keluar dan berpotensi penularan. Jadi jelas bawa perlakuan penanganan mengacu protokol covid-19 telah dilakukan maka kita tunggu hasilnya jika hasil positif maka yang termasuk dalam kontak erat akan dikatagorikan ODP dan di isolasi mandiri selama 14 hari,” pungkasnya.

Secara terpisah, Juru Bicara Covid-19 Sulawesi Tenggara dr. Laode Rabiul Awal mengatakan, meski pasien yang meninggal tersebut dinyatakan tidak positif corona, pihaknya telah mendata suami pasien dan keluarga serta kerabat yang melayat sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Jadi yang diambil datanya itu selain almarhuma sendiri, juga suaminya sampai pada keluarga ya ng ada ditempat itu karena kedekatannya,” kata dr.Rabiul yang juga Ketua IDI Sultra.

Data yang dihimpun di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra, total ODP sebanyak 2.049 orang, sedangkan PDP tercatat 15 orang dan pasien yang dinyatakan positif Corona terdapat tiga orang.   

00:00:00 / 00:00:00