• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Opini

Social Distancing Jadi Cara Terbaik Melawan Corona?

18 March
06:13 2020

KBRN, Jakarta : Jarak sosial atau dikenal dengan social distancing merupakan satu upaya mencegah menularnya virus corona (Covid-19). Dengan menjaga jarak pertemuan antar manusia, penularan virus dapat dicegah, diperlambat, atau ditahan. Pergerakan orang dibatasi, komunikasi jarak dekat dihindari. Komunikasi dalam jaringan (online) lebih disarankan.

Menjaga jarak sosial bukan satu-satunya cara. Sebab virus tidak hanya menempel di tubuh seseorang tetapi hidup 48 jam di permukaan tertentu seperti handphone, dompet,  uang, juga pegangan pintu, dan berbagai barang di ruang publik, toko  maupun transportasi umum. Mencuci tangan dengan sabun sangat dianjurkan.

Kebijakan berbagai negara, termasuk Indonesia, dalam   menerapkan jarak sosial disikapi beragam. Misalnya kebijakan ini mengharuskan tidak dilakukannya pertemuan banyak orang, seperti di tempat ibadah. Sejumlah pemerintah daerah telah meliburkan sekolah dan membatalkan agenda keramaian termasuk pertandingan olah raga, hiburan dan rapat-rapat. Kerja di rumah (work from home).

Baca juga : BNPB: Belum Ada Daerah yang Tetapkan Status Keadaan Darurat Covid-19

Baca juga : Menlu Retno : WNI yang Berada di Luar Negeri Diharapkan Segera Pulang ke Tanah Air

Sikap atau tindakan menjaga jarak sosial berhubungan dengan kebudayaan atau kebiasaan masyarakat. Dalam komunikasi nonverbal dikenal istilah zona proksemik yang terdiri dari jarak intim, jarak personal, jarak sosial dan jarak publik (West and Turner, 2009).

Untuk mengantisipasi merebaknya virus Covid-19, dapat diterapkan kebijakan lebih ketat menjaga jarak sosial, dikenal dengan istilah lockdown. Sebuah pemerintahan membatasi lalu lintas fisik manusia yang ada di negaranya, termasuk menutup bandar udara dan kota.

Menjaga jarak sosial (social distancing) merupakan salah satu pilihan yang harus diambil agar tidak timbul korban lebih banyak karena virus yang mematikan semakin menyebar. Agar berbagai aktivitas tidak terhenti, komunikasi daring lebih diutamakan. Siapkah kita?

Naskah disusun oleh Lukas Ispandriarno.

(Foto:istimewa)

00:00:00 / 00:00:00