• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada 2020

Karena Virus Corona, KPU RI Terapkan Kebijakan Khusus pada Pilkada Serentak

15 March
20:22 2020

KBRN Situbondo: Sejak ditetapkan virus Corona Covid-19 sebagai bencana nasional oleh Presiden Joko Widodo, atau pandemi oleh World Health Organisation (WHO). Beberapa lembaga menerapkan kebijakan khusus, termasuk KPU RI yang dalam waktu dekat akan menggelar pilkada serentak.

"Besok kita akan menggelar rapat pleno untuk mengambil kebijakan seperti apa yang akan kita buat terkait pengaruh virus Corona terhadap pilkada serentak," kata Ketua KPU RI, Arief Budiman, saat menghadiri Sosialisasi Kode Etik dan Pedoman Perilaku Badan Adhoc Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020, di Situbondo, Minggu (15/3/2020).

Arief Budiman mengaku, KPU RI tidak mengira pengaruh virus Corona sejauh ini. Karena sejak dua hari yang lalu, seluruh tahapan pilkada berjalan semestinya. Namun dua hari belakangan ini, jumlah penderita akibat virus ini semakin bertambah. Bahkan di beberapa lembaga sudah mengambil kebijakan dengan melakukan pembatasan-pembatasan untuk mencegah penyebaran virus ini.

"Kalau situasinya tidak membaik, maka kemungkinan kita akan memberlakukan hal yang sama, yaitu lockdown atau isolasi wilayah," ujarnya.

Apalagi, KPU dalam waktu dekat akan melaksanakan tahapan yang bersifat masif, yang dapat mempertemukan dengan banyak orang. Padahal, KPU sudah menyusun strategi agar masing-masing orang bisa melindungi dirinya dengan masker atau mencuci tangan dengan sabun.

Namun melihat seruan dari WHO, dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-2019) yang berisi 14 pasal. Ternyata mencegah penyebaran virus Corona tidak semudah itu.

"Kita lihat saja besok, apakah perlu mengambil kebijakan seperti melakukan pembatasan-pembatasan atau tetap melakukan tahapan, tetap bekerja, tetapi proteksi terhadap masing-masing petugas kita harus ditingkatkan," beber Arief Budiman.

00:00:00 / 00:00:00