• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Polemik Kepengurusan, Loyalis Amien Rais Mau Bentuk PAN Reformasi

11 March
15:51 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Polemik kepengurusan Partai Amanat Nasional (PAN) bisa saja berujung perpecahan. Pasalnya, loyalis Amien Rais menginginkan untuk mendirikan PAN Reformasi.

Politikus PAN, Asri Anas menjelaskan, semalam, puluhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) bersama tokoh pendiri PAN lainnya menggelar rapat dengan Amien Rais.

"Jadi begini, semalam kami rapat dengan Pak Amien Rais. Saya dan ketua-ketua DPW, ada Putra Jaya pendiri PAN dengan ada ketua-ketua DPW dan 20 Ketua DPD, dan tokoh-tokoh," katanya kepada wartawan, Rabu (11/3/2020).

Di sana, kata dia, semua orang yang hadir mengaku tidak terima dengan perlakuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan petinggi partai lainnya, yang seolah-olah tidak menghormati Amien Rais yang notabene merupakan pendiri utama partai. Pasalnya menurut dia, posisi Amien Rais sebagai Ketua Dewan Kehormatan PAN pun dicopot tanpa ada pembicaraan terlebih dahulu dengan yang bersangkutan sama sekali.

"Enggak ada sama sekali (komunikasi). Posisi dia (Amien Rais) sebagai Dewan Kehormatan selama ini diambil oleh Mas Soetrisno Bachir. Karena Zulkifli Hasan menganggap Pak Amien Rais sebagai penghalang. Dan tentu itu sangat tidak etis. Pak Zul ini sudah banyak dinikmati dari partai ini. Pak Amien berdarah-darah membangun partai ini," sesalnya.

Lantaran tidak terima dengan perlakuan tersebut, mereka pun berencana untuk membentuk partai baru yakni PAN Reformasi.

"Jadi sehingga teman-teman banyak yang mendorong sehingga dibentuk PAN Reformasi. Kenapa. Karena kita menerima usulan hampir 3.000 orang yang bergabung dengan PAN. Karena PAN dianggap sudah meninggalkan khittahnya sebagai partai reformasi," tegasnya.

"Juga ada 200 lebih DPD dan DPW siap bergabung mendirikan PAN Reformasi, tetap namanya PAN kalau perlu logonya apanya semuanya sama. Kalau perlu anggaran dasarnya sama seperti PAN didirikan," lanjutnya.

Namun, usulan tersebut tidak ditelan mentah-mentah oleh Amien Rais. Tokoh reformasi itu lebih memilih untuk menggugat hasil Kongres V PAN baru-baru ini ke pengadilan. Sebab, kongres tersebut kembali menetapkan Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum PAN untuk periode selanjutnya.

"Tapi Pak Amien mengatakan itu sebagai bagian dari kedua. Fokus kita adalah memasukan gugatan ke pengadilan tentang kongres yang benar-benar mencederai demokrasi dan merusak tatatan PAN," pungkasnya. (Foto: Antara/Reno Esnir)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00