• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Besok 188 WNI dari Kapal World Dream Tiba, Begini Persiapan di Pulau Sebaru

27 February
19:38 2020

KBRN, Jakarta : Panglima TNI, Hadi Tjahjanto menyatakan, kesiapan tim satuan menerima 188 WNI dari Kapal Pesiar World Dream sudah siap di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Menurut rencana, kapal KRI Dr Soeharso akan sampai di Pulau Sebaru, pada Jumat (28/2/2020) besok, pukul 08.00 WIB. Penempatan sementara 188 WNI ini dalam rangka mengantisipasi penularan wabah virus Corona Novel 2019.

"Kesiapan sudah 85 persen. Tinggal melengkapi fasilitas pendukung yang lain," kata Panglima TNI, Hadi Tjahjanto saat melakukan peninjauan di Pulau Sebaru, Kamis (27/2/2020).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Panglima TNI dan Kapolri bersama-sama melakukan peninjauan Pulau Sebaru. Tujuannya adalah memastikan persiapan fasilitas observasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dari kapal pesiar World Dream, Kamis (27/2/2020).

Proses persiapan kelengkapan baik dari fasilitas, personel, serta alutsista untuk menyambut peserta observasi tersebut tergolong cepat. Itu dikatakan oleh Kapusdatin BNPB, Agus Wibowo.

Seluruh kelengkapan tersebut dikirim dari Jakarta menggunakan KRI Banda Aceh, pada Rabu (26/2/2020) sore kemarin. Kemudian, kiriman barangdibongkar di perairan Sebaru, pada Kamis (27/2/2020) dini hari.

"Setelah mendarat di Pulau Sebaru, tim segera melakukan pengerjaan persiapan kelengkapan fasilitas tersebut," ujar Agus.

Baca juga : Ini Cerita Saat Detik-detik 188 ABK World Dream Berhasil Dievakuasi

Baca juga : Pemerintah Siap Evakuasi 68 WNI di Kapal Diamond Princess

Baca juga : BNPB: Pulau Sebaru Tempat Rehab Narkoba, Tapi Fasilitasnya Lebih Bagus dari Natuna

Direktur Pengelolaan Logistik BNPB, Rustian juga telah memastikan bahwa fasilitas disiapkan untuk observasi WNI “jilid 2” ini lebih bagus dari yang sudah pernah dilakukan di Natuna, pada akhir Januari 2020 lalu.

"Pulau Sebaru ini adalah rumah. Jadi ada kamar-kamarmya bagus, fasilitasnya sudah lengkap dan jauh lebih bagus dari Natuna sebelumnya. Diestimasikan dapat menampung sekitar 200 orang,” kata Rustian di Jakarta (27/2/2020).

Selain itu, demi melancarkan proses observasi selama 14 hari sesuai ketentuan Badan Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 760 lebih sumber daya manusia dari Tentara Nasional Indonesia, BNPB, dan tim tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan disiagakan di Pulau Sebaru.

TNI juga membuat helipad khusus untuk menyiagakan helikopter sebagai salah satu penunjang kebutuhan observasi.

Pulau Sebaru menjadi lokasi yang dipilih Pemerintah Indonesia untuk observasi sebanyak 188 WNI yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) kapal pesiar World Dream terkait virus Corona Novel 2019.

Pulau Sebaru merupakan pulau kecil, tak berpenghuni yang pernah digunakan untuk rehabilitasi pecandu narkoba, pada tahun 2003-2007 dan berlanjut pada 2012.

Di dalam pulau yang berada di gugusan Kepulauan Seribu tersebut, terdapat delapan bangunan yang dapat digunakan dengan kondisi terawat.

Dalam hal ini, tiga bangunan akan dipakai untuk tempat tinggal sementara bagi WNI laki-laki selama observasi. Satu bangunan untuk WNI wanita, dan satu bangunan akan digunakan untuk ruangan isolasi.

"Satu bangunan akan disiagakan untuk posko kesehatan. Satu bangunan untuk ruang karantina dan satu bangunan untuk ruangan ring satu," ucap Rustian.

00:00:00 / 00:00:00