• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Presiden Jokowi : Pemerintah Segera Kirim RUU Perpindahan IKN ke DPR Usai Masa Reses

26 February
15:59 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Rapat Terbatas tentang lanjutan Pembahasan Perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) yang dihadiri menteri-menteri terkait, dilaksanakan secara serius di Kantor Presiden, Rabu (26/02/2020).

Dalam rapat tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sejumlah arahan untuk para menterinya. 

"Perlu disiapkan detil-detil proses kerjasama antara kita dengan negara lain dan meminta dilakukan langkah-langkah percepatan," ujar Presiden. 

Langkah pertama yang harus dilakukan menurut Presiden Jokowi yaitu penyelesaian seluruh payung hukum yang berkaitan dengan perpindahan Ibu Kota. 

"Saya sudah mendengar dari Mneteri Bappenas bahwa UU-nya sudah selesai dan mungkin akan disampaikan ke DPR minggu ini, akan disampaikan setelah reses," jelas Presiden. 

Kepala Negara juga mengingatkan bahwa dalam merancang desain sistem, tata kelola, dan otorita, harus dipahami betul bahwa perencanaan tidak hanya untuk membangun sebuah Ibu Kota baru, namun juga sistem cara kerja baru yang lebih futuristik , fleksibel, sehingga dapat bekerja lebih cepat dan efisien. 

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014 itu juga ingin agar pemetaan dapat jelas tergambarkan, sehingga akan terlihat sektor mana yang akan dibiayai oleh APBN dan juga sektor yang akan dipegang oleh swasta. 

"Sehingga tangan swasta, nasional, dan berbagai negara yang ingin bekerjasama yang sudah memiliki keinginan besar, kita bisa memberikan penjelasan secara jelas dan gamblang. Dimana mereka akan terlihat di wilayah yang mana," pungkas Presiden dalam arahannya. 

Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menerima salah satu pengusaha dari Korea Selatan (Korsel) yang mengaku tertarik dengan pembangunan Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur.

Bahkan sebelum Korsel, sudah ada Uni Emirat Arab, Jepang, dan Amerika Serikat yang hendak bekerjasama dengan Indonesia dalam membangun Ibu Kota Negara yang baru. 

Sejumlah tokoh dunia pun turut dilibatkan dalam mega proyek ini, di antaranya putra mahkota Abu Dhabi, Mohammed Bin Zayed, mantan PM Inggris Tony Blair, dan juga pengusaha Jepang Masayoshi Son.

Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00