• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Banjir Jakarta Penyebab KPK Batal Periksa Ketua KPU

26 February
09:14 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal memeriksa para saksi kasus dugaan suap terkait penetapan Anggota DPR Pergantian Antar Waktu (PAW) Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) kemarin, Selasa (25/2/2020). Para saksi batal diperiksa karena alasan banjir mengepung Jakarta.

Ada empat saksi yang diagendakan diperiksa kemarin. Keempat saksi itu yakni, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Riezky Aprilia, serta Advokat PDI Perjuangan, Donny Tri Istiqomah.

Plt jubir KPK berencana menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap para saksi tersebut. Namun, belum diketahui kapan penjadwalan ulang terhadap empat saksi kasus dugaan terkait penetapan Anggota DPR PAW itu.

"Benar, namun karena ada kendala teknis banjir tadi pagi, maka sesuai kesepakatan antara penyidik dan para saksi pemeriksaan akan dijadwal ulang," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (26/2/2020).

Sebelumya, anggota Komisioner KPU, Hasyim Asyari, Viryan Aziz, juga pernah di panggil KPK, terkait keterangannya soal mekanisme penetapan pergantian antar waktu (PAW).

KPK sebelumnya telah menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus ini, masing-masing yakni Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina, yang diketahui sebagai mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan berperan menjadi orang kepercayaan Wahyu.

Sementara itu, tersangka Saeful hanya disebut KPK sebagai pihak swasta, sedangkan tersangka  Harun Masiku diketahui merupakan  sebagai calon anggota legislatif dari PDIP

00:00:00 / 00:00:00