• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Menkumham Ungkap Ada 1.276 WNI eks ISIS di Suriah dan Turki

25 February
18:37 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengungkapkan, berdasarkan data terbaru, terdapat 1.276 warga asal Indonesia (WNI) eks anggota kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). 

Dijelaskannya bahwa data itu diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Detasemen Khusus (Densus) 88.

"Perkembangannya sampai hari kemarin, BNPT dan Densus,1.276 (orang WNI eks ISIS)," ungkap Yasonna dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Baca juga : Menkumham Masih Kaji Penerbitan Aturan untuk Gugurkan Kewarganegaraan Eks ISIS

Baca juga : Pakar : WNI Eks ISIS Masih Berhak Atas Status Kewarganegaraan Pakar : WNI Eks ISIS Masih Berhak Atas Status Kewarganegaraan

Mereka, jelas politisi PDI Perjuangan ini tersebar di sejumlah kamp penampungan di Suriah dan Turki. Pemerintah pun mendata warga asal Indonesia disana. Hasilnya untuk saat ini, baru ada 297 orang yang tervalidasi berpaspor Indonesia.

"Nanti kami asesmen lagi, kami lihat, seperti apa dia di sana, bagaimana dia di sana. Ini semua akan kerja sama dengan intelijen di sana," katanya.

Meski demikian, ditekankan dia, hingga saat ini pemerintah belum mengambil keputusan terkait nasib warga asal Indonesia itu. Sebab saat ini pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), BNPT, dan Densus 88 masih melakukan asesmen atau penelaahan lebih jauh tentang keterlibatan mereka di ISIS.

"Jadi (mereka) sementara tidak kembali ke Indonesia, menunggu asesmen terhadap masing-masing orang yang ada di sana," pungkasnya. (Foto : Antara/ M Risyal Hidayat)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00